Wahyu Widodo — Jakarta Editor
Redaktur Katasulsel.com, mengawal isu publik dan pembangunan daerah
Artikel: 10 Lihat semua


IKN, Katasulsel.com – Kiprah akademik dan dakwah para pengajar Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional. Salah satu dosen PKUMI, Dr. Ahmad Zulki, M.Ag, mendapat kehormatan menjadi imam dalam pelaksanaan shalat Jumat di Masjid Negara IKN yang berada di kawasan Ibu Kota Nusantara, Jumat (13/3/2026).

Momentum ini menjadi simbol pengakuan atas kualitas keilmuan dan profesionalisme para pengajar yang terlibat dalam proses kaderisasi ulama di lingkungan Masjid Istiqlal. Kehadiran dosen PKUMI dalam ruang-ruang strategis keagamaan di tingkat nasional memperlihatkan bahwa lembaga ini tidak hanya menyiapkan ulama dengan kedalaman ilmu agama, tetapi juga dengan kualitas kepemimpinan spiritual yang kuat.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ahmad Zulki yang juga dikenal sebagai dosen Tahfidz dan Tahsin PKUMI menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan.

“Menjadi imam shalat Jumat di Masjid IKN merupakan amanah yang sangat mulia sekaligus tanggung jawab besar. Ini bukan hanya tentang memimpin shalat, tetapi juga menghadirkan bacaan Al-Qur’an yang baik serta keteladanan dalam sikap dan moderasi beragama. Saya memandang ini sebagai bagian dari pengabdian keilmuan sekaligus representasi dari pembinaan yang

kami jalani di PKUMI,” ujar Dr. Ahmad Zulki, M.Ag. (13/03/2026).

Direktur PKUMI, Ahmad Thib Raya, turut menyampaikan apresiasi atas kiprah para dosen yang dipercaya tampil di ruang-ruang strategis dakwah nasional. Menurutnya, hal tersebut merupakan bukti bahwa PKUMI berkomitmen menghadirkan pengajar yang profesional dan berkompetensi tinggi.

“PKUMI sejak awal berkomitmen menghadirkan dosen-dosen yang tidak hanya alim secara keilmuan, tetapi juga profesional dan memiliki kapasitas dakwah yang moderat. Kehadiran dosen PKUMI sebagai imam di Masjid IKN adalah bukti nyata bahwa lembaga ini serius dalam menghimpun tenaga pengajar yang kompeten sebagai bagian dari ikhtiar mencetak ulama moderat yang mampu tampil di tingkat nasional bahkan mendunia,” ungkap Prof. Dr. KH. Ahmad Thib Raya, M.A.

Melalui berbagai program kaderisasi yang terintegrasi antara penguatan keilmuan, spiritualitas, dan wawasan kebangsaan, PKUMI terus menegaskan perannya sebagai pusat pembinaan ulama masa depan. Para kader ulama yang dilahirkan diharapkan mampu membawa pesan Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta berkontribusi dalam membangun peradaban yang damai, moderat, dan berkemajuan. (*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.