Pernyataan itu bisa dimaknai sebagai penguatan legitimasi politik Golkar di Konawe Selatan. Bahwa mereka bukan hanya pemain, tapi juga aktor utama dalam menjaga stabilitas daerah.
Namun, politik tidak pernah statis. Peta Konawe Selatan ke depan dipastikan akan bergerak dinamis. Partai-partai lain tentu tidak tinggal diam melihat Golkar mengunci barisan lebih awal.
Pertarungan sesungguhnya justru akan terjadi di luar forum seperti Musda. Di ruang-ruang sunyi strategi, di meja-meja kecil konsolidasi, hingga di hati para pemilih yang semakin sulit ditebak.
Musda Golkar Konawe Selatan kali ini mungkin terlihat tenang. Tapi justru di situlah letak kekuatannya. Karena politik yang paling berbahaya bukan yang gaduh, melainkan yang bergerak rapi tanpa suara.
Dan di Konawe Selatan, Golkar tampaknya sedang memainkan itu: politik yang sunyi, tapi penuh hitungan. ()()


