Kondisi ini tentu berdampak langsung ke masyarakat.
Daya beli mulai tertekan.
Sebagian warga memilih mengurangi pembelian ikan. Bahkan ada yang beralih ke lauk lain seperti ayam atau telur yang harganya lebih stabil.
“Terpaksa dikurangi dulu. Biasanya beli satu kilo, sekarang setengah saja,” kata warga lainnya.
Namun, kenaikan harga ini diperkirakan tidak akan berlangsung lama.
Biasanya, satu hingga dua pekan setelah lebaran, kondisi mulai kembali normal. Nelayan kembali melaut, distribusi lancar, dan pasokan ikan kembali stabil.
Harga pun perlahan turun.
Untuk sementara, warga hanya bisa menyesuaikan.
Menahan belanja. Mengatur ulang menu dapur.
Sambil berharap harga ikan di Sidrap segera “turun dari langit” dan kembali bersahabat.(*)
Halaman
