Tapi ada ironi besar.

Meski isi videonya palsu, fakta bahwa nama Veda bisa β€œmenjual cerita” menunjukkan satu hal:

Brand personal Veda mulai terbentuk kuat

Ia belum berada di puncak MotoGP, tapi sudah punya nilai atensi tinggi.

Dalam era digital, ini penting.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Atlet dengan atensi tinggi bisa lebih cepat mendapat sorotan sponsor, komunitas, media, hingga fanbase internasional.

Jadi sisi unik lainnya bukan sekadar hoaks Mugello.

Melainkan bagaimana Veda Ega Pratama kini bergerak dari status pembalap muda berbakat menjadi figur dengan β€œkapital popularitas” besarβ€”bahkan sebelum benar-benar menembus level elite dunia. (*)

Pemimpin Redaksi
Edy Basri adalah Pemimpin Redaksi Katasulsel.com. Lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers sejak 2018 (Wartawan Utama). Sebelumnya sebagai jurnalis di Koran Harian Fajar.