Tapi ada ironi besar.
Meski isi videonya palsu, fakta bahwa nama Veda bisa βmenjual ceritaβ menunjukkan satu hal:
Brand personal Veda mulai terbentuk kuat
Ia belum berada di puncak MotoGP, tapi sudah punya nilai atensi tinggi.
Dalam era digital, ini penting.
Atlet dengan atensi tinggi bisa lebih cepat mendapat sorotan sponsor, komunitas, media, hingga fanbase internasional.
π BACA JUGA
Jadi sisi unik lainnya bukan sekadar hoaks Mugello.
Melainkan bagaimana Veda Ega Pratama kini bergerak dari status pembalap muda berbakat menjadi figur dengan βkapital popularitasβ besarβbahkan sebelum benar-benar menembus level elite dunia. (*)
Halaman
