Tapi ada ironi besar.

Meski isi videonya palsu, fakta bahwa nama Veda bisa β€œmenjual cerita” menunjukkan satu hal:

Brand personal Veda mulai terbentuk kuat

Ia belum berada di puncak MotoGP, tapi sudah punya nilai atensi tinggi.

Dalam era digital, ini penting.

Atlet dengan atensi tinggi bisa lebih cepat mendapat sorotan sponsor, komunitas, media, hingga fanbase internasional.

Jadi sisi unik lainnya bukan sekadar hoaks Mugello.

Melainkan bagaimana Veda Ega Pratama kini bergerak dari status pembalap muda berbakat menjadi figur dengan β€œkapital popularitas” besarβ€”bahkan sebelum benar-benar menembus level elite dunia. (*)

K
Katasulsel.com
Ikuti kami di media sosial
Berita terbaru Katasulsel juga hadir di Instagram dan TikTok.
Follow Katasulsel untuk update berita terbaru