Sidrap, katasulsel.com – Persaingan dalam polling “Camat Paling Merakyat Versi Pembaca” kian memanas. Hingga pukul 14.35 WITA, Kamis (9 April 2026), posisi puncak masih dikuasai Kecamatan Tellu Limpoe.

Namun, tekanan dari Pitu Riase belum berhenti. Jarak masih terbuka, tapi tensi terus naik.

Data sementara menunjukkan:

  • Tellu Limpoe (H. Ridwan Bachtiar): 2.240 suara (36%)
  • Pitu Riase (Andi Mukti Ali): 1.914 suara (31%)
  • Maritengngae (Firman): 496 suara (8%)

Tiga besar ini mulai membentuk “liga sendiri”. Sementara kecamatan lain masih berjuang mengejar.

Di papan tengah, Dua Pitue dan Pitu Riawa saling sikut, masing-masing dengan 444 suara (7%) dan 438 suara (7%). Selisih tipis—bisa berubah kapan saja.

Sementara itu, kecamatan lain seperti Panca Lautang (202 suara), Watang Pulu (199 suara), hingga Panca Rijang (101 suara) masih berusaha menembus dominasi papan atas.

Di sisi bawah, suara masih terbilang minim. Baranti (73 suara), Watang Sidenreng (39 suara), dan Kulo (36 suara) butuh dorongan besar jika ingin keluar dari zona ini.

Polling yang berlangsung sejak 3 April hingga 3 Juni 2026 ini memang jadi ruang partisipasi publik untuk menilai sosok camat dari sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Pimpinan Redaksi Katasulsel.com, Edy Basri, menegaskan, ini bukan survei ilmiah.

Ia menyebut, hasil vote ini murni partisipasi pembaca. Bukan ukuran resmi kinerja camat atau pemerintahan wilayah setempat.

Edy juga menegaskan, sistem voting juga dibuat sangat ketat:
1 perangkat/IP hanya bisa memberikan 1 suara.

Karena itu. Tak ada ruang intervensi.
Tak ada transaksi yang dapat menguntungkan camat tertentu dalam mendongkrak vote-nya.

“Semua dikerjakan oleh sistem, semua vote yang masuk langsung tercatat dan masuk di sistem dan itu bisa dilihat langsung oleh masyarakat di website,” klaimnya.

Redaksi juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan polling ini.

Kini, pertanyaannya tinggal satu:
apakah Tellu Limpoe akan terus melaju tanpa hambatan?

Atau Pitu Riase mampu mengejar dan membalikkan keadaan di tikungan akhir?

Satu hal yang pasti,
suara pembaca masih terus bergerak. (*)

Gambar berita Katasulsel