Jakarta, Katasulsel.com — Jakarta mulai ditinggalkan.
Belum puncak mudik. Tapi pergerakannya sudah terasa.
Pada hari kedua Operasi Ketupat 2026, sebanyak 459.570 kendaraan tercatat keluar dari wilayah ibu kota.
Angka itu dipantau langsung dari Command Center Korlantas Polri di KM 29 Bekasi.
Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Faizal, mengatakan arus kendaraan memang mulai meningkat sejak Sabtu malam (14/3/2026).
“Yang keluar dari Jakarta kurang lebih 459.570 kendaraan,” ujarnya saat memantau situasi lalu lintas.
Namun angka itu ternyata baru sebagian kecil dari total kendaraan yang diperkirakan akan keluar dari Jakarta selama musim mudik Lebaran tahun ini.
Korlantas memproyeksikan total 3.671.028 kendaraan akan meninggalkan ibu kota.
Artinya, hingga saat ini baru sekitar 23 persen kendaraan yang bergerak keluar.
Sisanya? Masih sekitar 3,2 juta kendaraan lagi.
“Masih ada sekitar 76,9 persen kendaraan yang belum keluar,” kata Faizal.
Karena itu, aparat kepolisian bersiap menghadapi gelombang berikutnya.
Prediksi Korlantas, puncak arus mudik akan terjadi Rabu hingga Jumat pekan depan.
Lonjakan kendaraan diperkirakan terjadi di jalur tol utama maupun jalan arteri.
Pemantauan pun
Mulai dari jalur tol Trans Jawa, pintu keluar Jakarta, hingga jalur penghubung menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.
Menariknya, mayoritas kendaraan yang keluar dari Jakarta didominasi kendaraan pribadi.
Arah tujuan pun relatif sama: wilayah timur Pulau Jawa melalui jalur Trans Jawa.
Di sisi lain, Korlantas juga mencatat adanya peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas selama dua hari pelaksanaan Operasi Ketupat.
Meski begitu, ada kabar yang cukup melegakan.
Jumlah korban meninggal dunia justru turun sekitar 45 persen dibanding periode sebelumnya.
Menurut Faizal, penurunan fatalitas ini tidak lepas dari kehadiran personel kepolisian di berbagai jalur mudik.
“Memang ada peningkatan kecelakaan, tetapi fatalitas korban meninggal dunia turun sekitar 45 persen,” katanya.
Bagi Korlantas, angka ini menjadi indikator bahwa pengamanan di lapangan mulai memberikan dampak positif.
Namun perjalanan mudik masih panjang.
Dan jika prediksi benar, gelombang besar kendaraan baru akan benar-benar bergerak dalam beberapa hari ke depan (*)

Tinggalkan Balasan