Soppeng, katasulsel.com — Pagi masih muda. Tapi, barisan sudah rapi.
Di halaman Mapolres Soppeng, Sabtu (4/4/2026), satu per satu nama bergeser.
Jabatan berganti, wajah baru muncul.
Polres Soppeng menggelar upacara serah terima jabatan. Sertijab yang bukan sekadar seremoni.
Ini soal ritme organisasi.
Soal penyegaran.
Dan arah baru.
Upacara dimulai pukul 07.30 WITA. Diikuti seluruh personel. Dari tingkat Polres, Polsek, hingga Polsubsektor.
Soliditas dijaga.
Profesionalisme ditegaskan.
Beberapa posisi strategis langsung berubah.
Kompol Syamsuddin kini meninggalkan jabatan Kabag Log Polres Soppeng. Ia dipercaya menjadi Kabag Ops Polres Sinjai.
Posisinya digantikan Kompol Achmad Jafar.
Di lini lalu lintas, AKP H. Alwi juga bergeser. Kini menjabat Kasat Lantas Polres Luwu.
Kursi yang ditinggalkan diisi IPTU Asdar—sebelumnya Kapolsek Donri-Donri.
Pergerakan berlanjut.
IPTU Amat Yani masuk menggantikan posisi Kapolsek Donri-Donri.
Nama lain juga ikut berpindah.
AKP Muhammad Husain kini dipercaya sebagai Kasi Humas Polres Luwu Timur.
AKP Mahmuddin meninggalkan jabatan Kapolsek Lalabata. Ia kini menjabat Kasubbag Kerma Bag Ops Polres Sidrap.
Penggantinya: AKP Asep Sibli.
Rotasi juga menyentuh wilayah lain.
AKP Ichsan kini menjabat Kasat Resnarkoba Polres Pangkep.
Posisi Kapolsek Marioriawa diisi AKP Mus Mulyadi.
Sementara itu, IPDA H. Arman menjadi Pama Polres Soppeng. Jabatan Kapolsek Ganra kini dipegang IPDA Muhtadi.
Ini bukan sekadar mutasi.
Ini dinamika.
Kapolres Soppeng, Aditya Pradana, menegaskan rotasi adalah hal wajar dalam tubuh Polri.
Perlu.
Untuk penyegaran.
Untuk pembinaan karier.
Untuk melahirkan sumber daya yang lebih siap.
“Jabatan adalah amanah,” tegasnya.
Kalimat pendek.
Maknanya dalam.
Tanggung jawab, katanya, tidak bisa dipindahkan. Tetap melekat pada setiap pejabat.
Ia juga memberi penghormatan kepada pejabat lama.
Atas dedikasi.
Atas pengabdian.
Sekaligus menyambut pejabat baru.
Dengan harapan.
Dengan tantangan.
Cepat beradaptasi.
Bangun sinergi.
Perkuat kolaborasi.
Dan yang paling penting—
hadir untuk masyarakat.
Upacara berlangsung khidmat.
Dilanjutkan dengan kenal pamit.
Hangat.
Penuh kebersamaan.
Rotasi sudah berjalan.
Mesin organisasi kembali bergerak.
Targetnya satu:
Pelayanan lebih baik.
Lebih cepat.
Lebih humanis. (*)


