Harianto — Sulsel EDITOR
Redaktur Katasulsel.com yang mengawal isu publik dan dinamika pembangunan daerah.
Artikel: 236 Lihat semua

Sidrap, Katasulsel.com – Kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik RI ke Kabupaten Sidenreng Rappang ternyata membawa cerita menarik dari balik kandang ayam.

Saat meninjau langsung peternakan unggas di PT Cahaya Mario, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menemukan satu hal penting. Data statistik yang selama ini dilaporkan ternyata benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif.

Di lokasi peternakan ayam ras petelur itu, Amalia melihat langsung skala produksi yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah.

Menurutnya, kesesuaian antara data dan kondisi nyata di lapangan menjadi hal yang sangat penting dalam perencanaan pembangunan.

“Setelah melihat langsung di lapangan, data yang kami miliki ternyata sesuai dengan fakta. Ini menunjukkan kualitas data dari daerah sangat baik,” ujarnya.

Bagi lembaga statistik nasional, validitas data memang menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan.

Karena itu, Amalia menyatakan komitmennya untuk terus mendukung Kabupaten Sidrap dalam penyediaan data statistik yang akurat dan terpercaya.

Data tersebut nantinya bisa menjadi rujukan penting dalam menyusun arah pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Ia juga menegaskan bahwa BPS ingin menjadi lembaga yang benar-benar berdampak bagi pembangunan nasional.

“BPS harus menjadi lembaga yang terpercaya dan memberikan dampak nyata melalui data yang akurat,” katanya.

Sidrap Lumbung Telur Sulsel

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif memanfaatkan momentum kunjungan tersebut untuk mempresentasikan potensi besar sektor peternakan di daerahnya.

Ia menjelaskan bahwa Sidrap selama ini dikenal sebagai lumbung telur di Sulawesi Selatan.

Produksi telur dari daerah ini tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga menyuplai berbagai daerah lain di Indonesia timur.

Syaharuddin juga menyoroti besarnya perputaran ekonomi yang dihasilkan sektor peternakan ayam ras.

Sebagai contoh, ia menyebut aktivitas ekonomi di PT

Cahaya Mario yang menjadi salah satu sentra peternakan unggas terbesar di Sidrap.

“Di Cahaya Mario saja perputaran uangnya bisa mencapai sekitar Rp12 miliar per hari,” ungkap Syaharuddin.

Namun menurutnya, angka itu baru berasal dari satu perusahaan peternakan.

“ Itu baru Cahaya Mario, belum yang lain,” tambahnya.

Artinya, jika dihitung dari seluruh peternakan ayam ras di Sidrap, nilai ekonomi yang berputar setiap hari jauh lebih besar.

Mesin Ekonomi dari Peternakan

Fenomena inilah yang membuat sektor peternakan menjadi salah satu mesin ekonomi utama di Sidrap.

Rantai ekonominya panjang. Mulai dari produksi pakan, pembibitan ayam, produksi telur, hingga distribusi ke berbagai daerah.

Di sepanjang rantai itu, ribuan masyarakat menggantungkan hidupnya.

Mulai dari peternak, pekerja kandang, sopir distribusi, hingga pedagang di pasar.

Karena itu, ketika produksi meningkat, dampaknya langsung terasa pada ekonomi daerah.

Tak heran jika sektor ini ikut berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Sidrap yang mencapai 7,71 persen—tertinggi di Sulawesi Selatan.

Data yang Menjadi Kompas Pembangunan

Bagi Kepala BPS RI, apa yang terjadi di Sidrap menjadi contoh bagaimana data statistik bisa benar-benar menggambarkan kondisi ekonomi daerah.

Ketika data yang dilaporkan sesuai dengan fakta di lapangan, maka kebijakan pembangunan juga dapat dirancang dengan lebih tepat.

Kunjungan ke peternakan ayam ras petelur di Sidrap pun menjadi semacam “verifikasi langsung” terhadap angka-angka yang selama ini tercatat dalam laporan statistik.

Dan hasilnya membuat BPS semakin yakin.

Sidrap bukan hanya kuat di atas kertas.

Tetapi juga kuat di lapangan.

Dari kandang ayam hingga pasar distribusi, ekonomi Sidrap bergerak nyata—dan datanya terbukti akurat. (*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.