Memasuki 2026, manajemen menargetkan kunjungan wisatawan berada di kisaran 120.000 hingga 130.000 orang, dengan strategi optimalisasi promosi digital, pengembangan produk dan event tematik berkelanjutan, serta peningkatan standar pelayanan pengunjung.

Namun bagi publik dan pemerhati wisata, target dan klaim pemulihan tersebut kini menjadi ujian nyata bagi kepemimpinan pengelola. Apakah penurunan 2025 benar-benar menjadi titik balik, atau justru menegaskan perlunya evaluasi lebih tegas terhadap kinerja pimpinan PT Lamataesso Perseroda Soppeng. (*)