Edy Basri EDITOR
Redaktur Katasulsel.com yang mengawal isu publik dan dinamika pembangunan daerah.
Artikel: 368 Lihat semua

JAKARTA — Dari lintasan ke lintasan, persaingan rookie Asia musim Moto3 2026 makin panas.

Setelah debut yang bikin dag-dig-dug di Buriram, Thailand, Hakim Danish siap comeback di Moto3 Brasil dan tak mau kalah dari Veda Ega Pratama.

Debut Danish memang kurang mulus. Rider muda Malaysia ini harus start dari posisi ke-15 dan akhirnya finis di urutan ke-18 tanpa poin.

“Bukan hasil yang saya harapkan, tapi justru ini bikin semangat saya makin menyala,” ungkap Danish dengan nada tegas. Rider MSi Racing berusia 18 tahun ini bertekad membalikkan keadaan di seri Amerika Selatan.

Sementara itu, Veda Ega Pratama, rookie Indonesia dari Honda Team Asia, sukses bikin kejutan. Start dari posisi yang sama, Veda sempat merangsek ke posisi tiga besar sebelum akhirnya finis di urutan lima.

Mental baja, agresif, dan percaya diri membuat Veda jadi sorotan paddock Moto3 Asia, sekaligus jadi rival yang harus diwaspadai Danish.

Danish tidak menampik kalau performa Veda jadi “alarm” untuknya. “Veda cepat dan agresif, tapi itu justru memacu saya untuk belajar lebih cepat. Seri Brasil akan jadi kesempatan saya untuk balas dan tunjukkan kemampuan,” tambah Danish.

Di sisi teknis, Danish mengaku fokus pada strategi start dan

ritme balap.

“Di Buriram saya kesulitan di lap awal, kehilangan posisi. Di Brasil, saya harus lebih agresif, fokus, dan maksimal sejak lap pertama,” jelasnya.

Pendekatan ini penting karena Moto3 terkenal ketat, dan setiap detik bisa menentukan posisi.

Rivalitas Danish vs Veda bukan sekadar soal finis, tapi soal duel strategi, mental, dan stamina. Fans Moto3 Asia kini punya tontonan baru: rookie clash yang penuh drama, di mana dua benua bersaing—Malaysia vs Indonesia—dalam satu lintasan internasional.

Moto3 Brasil akan jadi panggung comeback Danish. Targetnya? Poin pertama musim ini, posisi lebih baik dari Veda, dan bukti bahwa rider Malaysia juga punya mental baja untuk bersaing di level global.

Sementara Veda, dengan performa ciamiknya, jelas tidak akan memberi jalan mudah.

Drama rookie Asia ini siap membakar lintasan, dan penggemar Moto3 pasti tidak mau ketinggalan aksi Hakim Danish vs Veda Ega Pratama.

Seri Brasil jadi bukti, debut belum tentu segalanya—yang menentukan adalah bagaimana mereka bangkit, agresif, dan tunjukkan siapa raja rookie sejati.(*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.