Sidrap, katasulsel.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin angkatan 115 menginisiasi Turnamen Mini Soccer Unhas X Tellu Limpo’E Cup U-20 sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat di Kecamatan Tellu Limpo’E.

Kegiatan ini dirancang untuk membuka ruang kompetisi sehat sekaligus memperkuat ikatan sosial di kalangan pemuda.

Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN-T Unhas Tellu Limpo’E, Brial Vito Dwijaya, mengatakan turnamen tersebut lahir dari kebutuhan riil di lapangan. Menurutnya, antusiasme pemuda terhadap sepak bola sangat tinggi, namun belum diimbangi dengan wadah kompetisi yang terorganisir dan berkelanjutan.

“Selama ini pemuda Tellu Limpo’E punya minat besar di sepak bola, tapi ruang kompetisinya terbatas. Melalui turnamen ini, kami ingin menghadirkan kegiatan yang positif, terarah, dan mendidik,” ujar Brial Vito Dwijaya, Minggu, 25 Januari 2025.

Ia menjelaskan, turnamen mini soccer ini bukan semata-mata ajang olahraga, melainkan strategi sosial untuk mengarahkan energi pemuda ke aktivitas produktif. Dengan format U-20, mahasiswa KKN-T berharap dapat mendorong pembinaan karakter sejak dini, terutama nilai sportivitas, disiplin, dan kebersamaan.

Turnamen Unhas X Tellu Limpo’E Cup U-20 dijadwalkan berlangsung pada 1–11 Februari 2026, dengan melibatkan tim-tim dari seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Tellu Limpo’E. Brial menegaskan, panitia telah menyiapkan regulasi pertandingan yang jelas guna memastikan kompetisi berjalan profesional dan menjunjung prinsip fair play.

“Kami ingin kompetisi ini tidak sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antar pemuda lintas desa dan kelurahan. Nilai kebersamaan itu yang kami tekankan,” kata Brial.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini mendapat dukungan dari pemerintah kecamatan, aparat desa dan kelurahan, tokoh masyarakat, serta komunitas pemuda setempat. Dukungan tersebut, kata Brial, menjadi modal penting agar turnamen berjalan tertib dan berkelanjutan.

Melalui turnamen ini, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap dapat memberi kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di tingkat lokal. Ke depan, Brial menuturkan, kegiatan serupa diharapkan bisa dilanjutkan dan dikembangkan sebagai agenda rutin pemuda Tellu Limpo’E.

“Harapan kami sederhana, turnamen ini bisa menjadi awal lahirnya ruang-ruang positif bagi pemuda, sekaligus memperkuat persatuan dan semangat kolektif di masyarakat,” pungkasnya. (*)