Dan ada bekas luka di leher yang dinilai tidak wajar.

“Seperti bukan gantung diri biasa,” ungkap pihak keluarga.

Kecurigaan itu makin kuat setelah adanya informasi dari sesama tahanan.

Korban disebut-sebut telah mengalami kekerasan.

Bahkan, diduga terjadi selama dua hari sebelum peristiwa.

Meski belum terverifikasi secara resmi, kabar ini memicu reaksi keras dari keluarga.

Jenazah Muhammad Taufiq Lingga telah dimakamkan di Tanru Tedong, kampung halaman istrinya di Sidrap.

Suasana duka masih terasa.

Namun di balik itu, keluarga menuntut kejelasan.

Mereka berencana membawa persoalan ini ke Komnas HAM.

“Ini harus dibuka terang. Kami ingin keadilan,” tegas keluarga.

Kini, satu peristiwa—dua cerita.

Di satu sisi, versi resmi menyebut tak ada kejanggalan.

Di sisi lain, keluarga melihat tanda-tanda yang tak bisa diabaikan.

Di balik jeruji rutan, satu nyawa telah pergi.

Namun yang tertinggal bukan hanya duka.

Melainkan juga pertanyaan:

Apa yang sebenarnya terjadi di dalam sel itu?

Jelasnya, pihak keluarga masih mempertanyakan sejumlah kejanggalan yang ditemukan pada tubuh korban. (*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.