Bulukumba, Katasulsel.com – Kasus pembunuhan sadis yang menggegerkan warga akhirnya terungkap. Motifnya: dendam.

Korban, ID (61), ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di wilayah Bulukumba.

Leher digorok. Perut dibelah. Usus dikeluarkan.

Yang membuat kasus ini makin mengejutkan, salah satu pelakunya adalah anak kandung korban sendiri.

Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, mengungkapkan ada dua pelaku dalam kasus ini: ML (72), tetangga korban, dan SS (35), anak kandung korban.

Keduanya tinggal berdekatan dengan korban.

Peristiwa bermula saat korban ditemukan tewas di gubuk penampungan rumput laut di pinggir laut, Senin (30/3/2026), setelah tiga hari tak pulang ke rumah.

Polisi bergerak cepat. Olah TKP dilakukan, saksi diperiksa.

Hasilnya mengejutkan.

Advertisement

Dalam pemeriksaan, SS dan ML justru mengaku sebagai pelaku.

Aksi keji itu ternyata sudah direncanakan sejak Sabtu malam (28/3/2026).

Keduanya menyusun rencana di rumah SS.

Dini hari berikutnya, mereka mendatangi korban yang sedang tidur.

ML lebih dulu menggorok leher korban menggunakan parang. Setelah itu, SS menusuk perut korban, memotong usus, lalu mengeluarkannya.

Usus tersebut bahkan dimasukkan ke dalam jerigen di dekat jasad korban.

Parang digunakan bergantian.

Motifnya jelas: dendam.

ML memiliki riwayat konflik dengan korban. Sementara SS mengaku sakit hati karena tidak diakui sebagai anak.

Advertisement

“Motifnya dendam, sehingga tega melakukan pembunuhan yang sangat keji,” tegas Kapolres.

Namun pelarian pelaku tak berlangsung lama.

Kurang dari 24 jam sejak penyelidikan dimulai, polisi berhasil mengungkap kasus ini dan langsung menetapkan keduanya sebagai tersangka.

Kini, keduanya telah diamankan di tahanan Polres Bulukumba.

Mereka dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup atau 20 tahun.

Kasus ini menjadi pengingat keras: dendam yang dipelihara bisa berubah menjadi tragedi yang tak terbayangkan.(*)

Gambar berita Katasulsel