Parepare, katasulsel.comPersita Tangerang sedang dalam periode sulit. Dari lima laga terakhir di BRI Super League 2025/2026, tim asuhan Carlos Pena cuma meraih satu kemenangan. Terbaru, Pendekar Cisadane kalah tipis 0-1 dari Dewa United Banten FC, di kandang sendiri, Kamis (26/2).

“Sekarang kami tidak dalam kondisi terbaik, terutama lini serang. Kami harus memulihkan diri dan fokus pada pertandingan berikutnya, karena beberapa hari lagi sudah bermain lagi,” ujar Carlos Pena, dengan nada serius tapi jujur.

Tapi Pena tak segan menambahkan bumbu kontroversi: perbandingan kualitas wasit di Indonesia dengan liga-liga yang pernah ia singgahi. Sebelum ke Indonesia, Pena pernah melatih di Spanyol, India, dan Thailand. “Level wasit di sini sangat berbeda… sangat buruk kalau dibandingkan pengalaman saya di luar negeri,” ujarnya. Kalimat itu langsung jadi sorotan, bikin wartawan dan fans di media sosial ikut komentar.

Di sisi lain, PSM Makassar pun sedang tersendat. Tim Juku Eja hanya meraih satu kemenangan dari lima laga terakhir. Empat laga sisanya berakhir kekalahan. Tapi jangan salah, PSM Makassar tidak akan menyerah begitu saja. Saat menjamu Persita di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Senin (2/3), mereka ingin bangkit dan membalas kekalahan.

Laga ini jelas bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah duel “pembuktian diri”: PSM Makassar ingin mengakhiri paceklik kemenangan, sedangkan Persita Tangerang berusaha bangkit dari kekalahan beruntun. Tribun di Parepare dipastikan bakal tegang, karena kedua tim punya target sama: mendapat tiga poin.

Berikut posisi terkini di klasemen BRI Super League 2025/2026 sebelum laga pekan ke-24:

PosKlubMMgSrKlPoin
1PERSIB BANDUNG22172353
2PERSIJA JAKARTA23162550
3BORNEO FC SAMARINDA22161549
4MALUT UNITED FC23125641
5PERSEBAYA SURABAYA23108538
6PSIM YOGYAKARTA2399536
7PERSITA TANGERANG23105835
13PSM MAKASSAR23581023

Intinya, laga PSM Makassar vs Persita Tangerang di Parepare bukan hanya soal skor. Ini soal kebanggaan, momentum bangkit, dan pembuktian: siapa yang masih layak naik papan atas, siapa yang harus kerja keras lagi.

Kalau pun ada drama, pasti ada: striker kelelahan, pelatih tegang, wasit jadi sorotan, dan tribun? Siap-siap ikut tegang juga.