Pinrang, katasulsel.com — Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama Pertalite, melanda Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Pinrang di Sulawesi Selatan (Sulsel), sejak dua hari terakhir.

Pemantauan Katasulsel.com, Kamis (26/3/2026), menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga lebih dari 2 kilometer di beberapa SPBU, menimbulkan kekhawatiran warga dan pengguna jalan.

Di Pinrang, satu-satunya SPBU yang masih melayani kendaraan sehari sebelumnya hanya SPBU Kannie, sementara SPBU lain kehabisan stok.

Advertisement

Di Sidrap, antrean kendaraan bahkan terjadi sejak pagi, dengan warga mengeluh menunggu berjam-jam hanya untuk mendapat beberapa liter Pertalite.

“Dua hari ini, mobil saya belum sempat isi bensin. Harus antri dari jam 7 pagi sampai jam 11 siang,” kata Faisal, seorang ojek online di Pinrang.

Sementara Sari, warga Sidrap, menambahkan, “Hampir semua SPBU tutup karena kosong. Kami jadi susah antar anak sekolah dan belanja.”

Analisis singkat menyebut, kelangkaan ini diduga efek domino perang Iran vs Israel dan Amerika Serikat, yang diperparah oleh penutupan Selat Hormuz oleh Iran.

Advertisement

Selat strategis itu menjadi jalur penting ekspor minyak dunia, sehingga pasokan minyak global menipis dan berdampak langsung pada stok BBM lokal di Sulsel.(*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.