Jakarta, Katasulsel.com — Penampilan Veda Ega Pratama di lintasan Amerika Serikat kembali mengirim pesan kuat: talenta muda Indonesia itu bukan sekadar pelengkap grid. Ia kini berdiri di ambang podium.
Pada sesi kualifikasi Moto3 di Circuit of the Americas, Veda tampil impresif dengan mengamankan posisi start keempat—barisan kedua, posisi strategis untuk memburu hasil besar.
Bukan perjalanan mulus tanpa drama. Pembalap berusia 17 tahun itu sempat melaju sangat cepat dan bahkan mengintip posisi lebih depan. Namun di putaran terakhir, catatan waktunya terhapus setelah sedikit keluar lintasan—momen tipis yang membuatnya harus puas di posisi empat.
Meski begitu, hasil ini justru mempertegas konsistensinya. Dari sesi latihan bebas yang sempat berada di luar 10 besar, Veda perlahan merangkak naik, menembus Q2, lalu mengunci grid depan.
Lebih dari sekadar posisi, angka empat kali ini terasa berbeda. Jarak waktu dengan pole sitter sangat tipis, menandakan persaingan terbuka lebar. Di Moto3—kelas yang dikenal brutal dan rapat—start dari barisan kedua adalah separuh kemenangan.
Apalagi, ini bukan cerita yang berdiri sendiri. Sebelumnya, Veda sudah mencuri perhatian lewat podium ketiga di Brasil, menjadikannya salah satu rookie paling menjanjikan musim ini.
Kini, semua mata tertuju pada balapan utama. Dengan modal start keempat, peluang itu nyata—bukan lagi mimpi.
Podium sudah di depan mata. Tinggal bagaimana Veda menuntaskannya di lintasan. (*)


