Bagi sebagian kader, pendekatan ini dianggap lebih realistis dibandingkan perubahan drastis yang penuh risiko.

Muscab: Legitimasi atau Kontestasi?

Dengan peta kekuatan yang ada, Muscab PPP Sidrap berpotensi menjadi dua hal sekaligus:

Arena formal kontestasi, bagi mereka yang ingin mencoba peruntungan
Momentum legitimasi, bagi petahana yang ingin mempertegas dominasinya

Jika tren dukungan saat ini bertahan, maka Muscab bukan sekadar pertarungan—

Melainkan penguatan mandat politik bagi Patahuddin untuk periode berikutnya.

Kesimpulan: Politik Kinerja Masih Menjadi Faktor Penentu

Di tengah dinamika internal partai, satu hal menjadi pembeda utama:

rekam jejak.

Patahuddin tidak datang dengan janji baru. Ia datang dengan hasil yang sudah terlihat.

Dalam politik lokal yang semakin rasional, kader cenderung memilih yang pasti—bukan yang spekulatif.

Dan sejauh ini, di PPP Sidrap, kepastian itu masih berada di tangan satu nama:

Patahuddin. (*)

Gambar berita Katasulsel