POTORO, KONUT — Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al Hidayah saat rombongan Safari Dakwah Ramadhan tiba, Kamis (26/2/26). Kehadiran Ketua Umum PW Al Washliyah Sulawesi Tenggara beserta jajaran pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan disambut hangat Lurah Potoro, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Safari Dakwah kali ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Momentum ini menjadi jembatan komunikasi antara akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah kelurahan. Lurah Potoro, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Masjid Al Hidayah sebagai titik kunjungan. Menurutnya, kehadiran para tokoh pendidikan dan agama memberi suntikan semangat spiritual bagi warga menjalani ibadah di bulan suci.

“Kami berterima kasih kepada Al Washliyah yang bersedia bergandengan tangan dengan masyarakat,” kata Ismail Suardi Wekke, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa, yang turut hadir dalam rombongan.

Ismail menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian kampus kepada masyarakat. “Kami datang ke Masjid Al Hidayah untuk memastikan nilai akademik dan religiusitas bisa berdenyut langsung di tengah-tengah warga,” ujarnya di hadapan jamaah.

Lebih lanjut, Safari Dakwah menurut Ismail adalah laboratorium sosial bagi kampus. Di sini, aspirasi masyarakat didengar langsung sekaligus pesan damai Ramadhan disebarkan. “Bulan Ramadhan ini momentum emas untuk memperkuat simpul kebangsaan melalui jalur dakwah yang menyejukkan,” tambahnya.

Safari ini juga menjadi wadah bagi kampus untuk menegaskan peran masyarakat sebagai pendukung utama kemajuan pendidikan tinggi di Sultra. Ismail menekankan komitmen IAI Rawa Aopa agar program-program kampus relevan dan bermanfaat langsung bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga Potoro.

Dalam kesempatan itu, ia menyinggung upaya penyelarasan program perencanaan kampus agar lebih adaptif terhadap dinamika sosial di Sultra, penguatan SDM internal, serta manajemen keuangan dan kepegawaian yang transparan. Semua itu, menurutnya, menjadi fondasi agar kampus dapat menjadi mitra strategis pemerintah kelurahan dalam berbagai program pemberdayaan.

Dengan safari seperti ini, akademisi dan masyarakat bertemu, ukhuwah diperkuat, dan pesan damai Ramadhan mengalir nyata di tengah masyarakat. Seperti kata Ismail, “Keberadaan IAI Rawa Aopa harus dirasakan manfaatnya oleh semua lapisan masyarakat.”