Sidrap, katasulsel.com – Tak hanya dikenal sebagai raksasa peternakan ayam petelur di Sulawesi Selatan, PT Cahaya Mario kini menunjukkan wajah lain: perusahaan yang peduli masyarakat.
Pada Senin (9/3/2026), keluarga besar perusahaan ini menggelar penyaluran zakat Ramadan dan zakat modal usaha, lengkap dengan pembagian telur gratis dan acara buka puasa bersama warga Desa Mario, Kecamatan Kulo.
Kegiatan sosial ini menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk warga sekitar yang antusias menyambut momen berbagi tersebut.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif hadir langsung, menyaksikan bagaimana perusahaan yang mendominasi produksi telur di Sidrap turut berbagi hasil usaha dengan masyarakat.
Ahmad Appas, perwakilan keluarga besar Cahaya Mario, menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan wujud nyata komitmen perusahaan terhadap lingkungan sosial.
“Momentum Ramadan adalah waktu tepat untuk berbagi. Selain zakat, kami memberikan modal usaha bagi warga agar perekonomian lokal tumbuh bersama perusahaan,” ujarnya.
Bupati Syaharuddin pun menyambut hangat aksi sosial ini. Menurutnya, Sidrap merupakan sentra produksi telur terbesar di Indonesia, dengan sebagian besar berasal dari peternakan PT Cahaya Mario yang kemudian disalurkan ke seluruh Tanah Air.
“Kami mengapresiasi perusahaan yang tidak hanya fokus pada bisnis, tapi juga peduli masyarakat seperti PT Cahaya Mario ini. Ini salah satu perusahaan yang tak lupa diri dan layak menjadi contoh. Saya harap,
Yang unik, pembagian telur gratis dan modal usaha ini bukan sekadar simbolik. Warga tampak antusias, berinteraksi langsung dengan pengelola peternakan, sekaligus mendapat inspirasi untuk mengembangkan usaha kecil mereka.
Beberapa warga Rappang yang hadir memberi pujian khusus. Siti Aminah, seorang ibu rumah tangga, mengatakan,
“Saya sangat terbantu dengan telur gratis dan modal usaha ini. Semoga Cahaya Mario selalu peduli seperti ini.”
Sementara Joni, pemuda desa yang baru memulai usaha kecil, menambahkan,
“Bantuan modal usaha ini memotivasi kami untuk mengembangkan usaha lokal. Tidak hanya bermanfaat, tapi juga memberi contoh bagi generasi muda.”
PT Cahaya Mario kini bukan hanya ikon produksi telur, tapi juga simbol kepedulian sosial di Sidrap. Dengan kapasitas besar dan strategi bisnis modern, perusahaan ini menunjukkan bahwa keberhasilan usaha bisa selaras dengan tanggung jawab sosial.
Di tengah Ramadan, telur bukan hanya komoditas—tapi simbol sinergi dan kepedulian antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. Kegiatan ini menegaskan, di Sidrap, Cahaya Mario bukan hanya raksasa peternakan, tapi raksasa kepedulian sosial.(*)

Tinggalkan Balasan