📣 Ikuti saluran resmi WhatsApp kami sebelum membaca berita!

Join WhatsApp

Sidrap, katasulsel.com — Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya terkait adanya kekurangan pada proyek jembatan, CV Fatihrindo turun langsung melakukan perbaikan pada jembatan penghubung di wilayah transmigrasi Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Jumat, 16 Januari 2026.

Sebelumnya, kekurangan pada proyek tersebut telah diberitakan oleh katasulsel.com yang merupakan jejaring Beritasatu.com. Menyikapi hal itu, pihak pelaksana proyek melakukan pembenahan berupa perbaikan retakan kecil yang muncul di bagian luar ujung jembatan.

Meski pembangunan jembatan telah rampung pada Desember 2025, pihak CV Fatihrindo menegaskan bahwa proyek tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan. Oleh karena itu, segala bentuk kerusakan yang ditemukan menjadi tanggung jawab pelaksana untuk diperbaiki.

Perwakilan CV Fatihrindo, Muhammad Takdir, menjelaskan bahwa retakan yang muncul tidak berada pada struktur utama jembatan. Menurutnya, retakan tersebut terjadi akibat pergerakan tanah timbunan di sisi ujung jembatan.

“Retakan ini bukan pada struktur inti jembatan, melainkan di bagian ujung akibat timbunan tanah. Karena masih dalam masa pemeliharaan, kami langsung turun untuk melakukan perbaikan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Diketahui, proyek pembangunan jembatan penghubung di kawasan transmigrasi Desa Lagading tersebut dikerjakan oleh CV Fatihrindo Bersaudara dengan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 senilai Rp468 juta.

Jembatan ini memiliki peran penting sebagai akses penghubung bagi masyarakat setempat, terutama dalam menunjang aktivitas transportasi serta mendukung pergerakan ekonomi warga di kawasan transmigrasi.

Dengan adanya perbaikan yang dilakukan setelah pemberitaan, diharapkan jembatan tersebut dapat digunakan dengan lebih aman dan nyaman oleh masyarakat, sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab pelaksana dalam menjaga kualitas pembangunan infrastruktur di daerah. (*)