Sidrap, Katasulsel.com — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menata ulang kawasan di depan Pasar Tanru Tedong yang selama hampir 18 tahun dipenuhi pedagang buah. Langkah ini dilakukan untuk memperbaiki estetika kawasan sekaligus menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sidrap, Fajri Salman, mengatakan keberadaan pedagang buah di lokasi lama dinilai kurang representatif dan mengganggu pemandangan kawasan pasar. Untuk itu, pihaknya bersama camat dan lurah setempat menggelar musyawarah guna merelokasi para pedagang ke area yang lebih layak.

“Alhamdulillah, para pedagang buah telah direlokasi ke sebelah utara pasar, dan mereka merespons dengan baik,” kata Fajri.

Selain relokasi, penataan kawasan juga mencakup peningkatan penerangan di area pasar. Lampu-lampu kembali diaktifkan atas arahan Bupati Sidrap, sehingga kawasan tetap terang pada malam hari. Penerangan ini diharapkan mendukung aktivitas ekonomi, terutama menjelang bulan Ramadan.

“Kami berharap, saat Ramadan nanti, aktivitas pasar semakin hidup dan masyarakat merasa aman serta nyaman,” ungkap Fajri. Ia juga memberi apresiasi kepada Dinas Perhubungan yang membantu operasional lampu penerangan di kawasan tersebut.

Terkait respons pedagang, Fajri menegaskan bahwa pendekatan persuasif diterapkan secara bertahap. Namun, pada akhirnya para pedagang merasa nyaman karena lokasi baru lebih tertata dan layak. Aktivitas jual beli pun berjalan lancar, dengan pembeli yang langsung beralih ke lokasi baru.

Dengan penataan kawasan yang lebih rapi, Pemkab Sidrap berharap kemacetan di sekitar Pasar Tanru Tedong dapat berkurang. Pemerintah juga mendorong pemasangan rambu larangan parkir dan penataan area parkir agar kendaraan tidak lagi menggunakan badan jalan.

“Kami berharap jalan bisa lebih luas, parkir tertata, dan tidak ada lagi kendaraan yang berhenti di badan jalan,” pungkas Fajri. (*)