Makassar, katasulsel.com – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, terang-terangan membahas pasokan pangan dari Sulawesi Selatan, terutama telur, daging ayam, dan beras untuk Maluku Utara, saat menghadiri PSBM XXVI 2026 di Hotel Claro Makassar, Kamis (26/3/2026).
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menegaskan, “Sidrap siap ladeni kebutuhan Maluku Utara, mulai dari telur ayam, ayam pedaging, hingga beras harum,” menegaskan komitmen daerahnya menjadi pemasok andal.
Sherly Tjoanda juga berbagi kisah personal tentang keluarganya di Makassar.
Ia menceritakan masa kecil ayahnya, Paulus Tjoanda, yang lahir dan besar dalam keterbatasan ekonomi.
“Papa saya sering cerita dulu kalau makan nyuknyang cuma satu mangkuk, isinya tiga butir, tapi kuahnya banyak. Nasinya sampai dua piring karena uangnya terbatas,” ujarnya.
Nilai kegigihan dan bermanfaat bagi orang lain dari ayahnya tetap menjadi pegangan hidup Sherly hingga kini.
Dari kisah sederhana itu, Paulus Tjoanda menapaki perjalanan karier yang akhirnya menembus bisnis perkapalan, cold storage, dan ekspor internasional.
Dalam pertemuan itu, Sherly juga menyoroti peluang ekonomi di Maluku Utara. Kebutuhan daging ayam mencapai sekitar 25 ribu ton per tahun, potensi ekonomi hampir Rp1 triliun.
Sementara kebutuhan beras tembus Rp2,5 triliun per tahun, dan sektor perikanan dengan potensi Rp14 triliun baru dimanfaatkan sekitar 20 persen.
Menurut Sherly, PSBM bukan sekadar ajang silaturahmi, tapi wadah strategis membuka peluang ekonomi lintas provinsi.
Dengan dukungan pemerintah daerah seperti Sidrap, Maluku Utara berpotensi memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong investasi di sektor strategis. (*)


