Makassar, Katasulsel.com — Innalillahi wa inna ilaihi raji’un… Pagi Sabtu, 31 Januari 2026, langit di Sulawesi Barat terasa lebih hening. Informasi duka yang selama beberapa jam beredar melalui grup WhatsApp, media sosial, dan percakapan warga akhirnya terkonfirmasi: Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga, Wakil Gubernur Sulawesi Barat, telah berpulang ke rahmatullah di Kota Makassar, usai menjalani perawatan medis pasca-operasi.
Berita kepergian sang pemimpin bukan sekadar riwayat hidup yang usai, melainkan kisah perjalanan panjang seorang prajurit yang bertransformasi menjadi negarawan penuh empati. Lahir di Pambusuang, Polewali Mandar, ia menapaki karier militernya dari AKABRI 1974 hingga berpangkat Mayor Jenderal TNI, kemudian melanjutkan pengabdian dalam dunia politik dan pemerintahan sebagai Wakil Gubernur bersama Gubernur Suhardi Duka.
Jejak Kepemimpinan yang Nyata
Salim S. Mengga dikenal bukan hanya sebagai figur birokrat. Namanya terpatri dalam berbagai momen penting pembangunan dan kebijakan daerah. Ia tampil vokal dalam upaya pengentasan stunting dan kemiskinan ekstrem bersama tim pemerintah provinsi, bahkan sampai mendorong program penciptaan seribu UMKM untuk menstimulasi perekonomian lokal.
Tak hanya dalam ruang rapat, ia juga hadir di tengah warga. Dari menyalurkan bantuan kepada keluarga terdampak kesulitan air bersih, sampai melayat langsung ke rumah duka warga yang ditinggalkan, semuanya mencerminkan karakter pemimpin yang peduli.
Pesan Terakhir dan Doa yang Mengalir
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melalui unggahan di media sosial menggambarkan suasana haru menyambut kabar duka tersebut. Suara tangis keluarga, pesan belasungkawa dari pejabat dan masyarakat mengalir, menandai betapa besar rasa kehilangan atas kepergian sosok yang tak hanya menjadi pemimpin, tapi juga sahabat untuk rakyatnya.
Pernyataan resmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga menegaskan pesan yang sama: duka cita yang mendalam, doa agar almarhum husnul khatimah, serta harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Warisan untuk Sulawesi Barat
Sosok Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga akan dikenang lewat karya dan kisahnya — seorang jenderal yang setelah meninggalkan medan perjuangan, memilih berjuang lagi demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat. Kepeduliannya terhadap masyarakat umum, keteguhan dalam memajukan daerah, dan tatakrama dalam menjalankan amanah publik, merupakan warisan tak ternilai.
Kini, Sulawesi Barat berdoa. Mengantar kepergian seorang pemimpin dengan penuh hormat dan kehangatan kenangan. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, dan semoga keteladanan yang ditinggalkan terus hidup dalam denyut pembangunan dan kebersamaan masyarakat. (*)






Tinggalkan Balasan