Sidrap, katasulsel.com — Talumae, Sidrap. Pagi itu, Jumat, 3 April 2026, ramai sekali. Warga berjubel. Kamera HP menyala di mana-mana. Anak-anak lari-lari, ikut menyambut.

Ada satu tujuan: Bupati Syaharuddin hadir.

Di halaman toko baru, AJ Sport Apparel, orang nomor satu di Bumi Nene Mallomo turun dari mobilnya.

Tepuk tangan. Sorak sorai. Beberapa warga spontan teriak, “Mantap, Pak Bupati-ku”

Tidak ada basa-basi. Bupati yang akrab dengan nama Syahar itu langsung bicara. Singkat. Tegas.

“Kami datang bukan cuma meresmikan toko. Tapi memberi semangat warga. Setiap rupiah yang berputar di desa, kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Warga mengangguk. Beberapa tersenyum. Mata mereka bersinar.

Bupati menekankan: belanja lokal dulu!. “Kalau belanja di luar, uang keluar juga. Putar di Sidrap, bantu saudara kita yang buka usaha. Kemandirian ekonomi desa itu penting.”

Asdar, pemilik toko, tak bisa menyembunyikan senyum. “Terima kasih, Pak Bupati. Ini motivasi besar bagi kami. Toko ini rumah ekonomi warga,” katanya.

Syaharuddin tersenyum. “Saya mau jadi bupati bukan urus diri sendiri. Tapi ubah Sidrap. Supaya masyarakat maju, sejahtera,” tambahnya.

Gunting pita dilepas. Tepuk tangan menggema. Kamera HP merekam. Anak-anak loncat-loncat. Warga bersorak.

Talumae hari itu hidup. AJ Sport Apparel bukan sekadar toko. Ini tanda ekonomi desa bergerak. Sidrap hadir. Hidup warga. (*)

Gambar berita Katasulsel