Jakarta, katasulsel.com — Mudik Lebaran 2026 sudah di depan mata, PT Marga Mandalasakti (MMS) langsung gas pol, siapkan gardu tambahan, gardu tandem, dan mobile reader, semua fleksibel sesuai kondisi jalan. Tujuannya satu: lancarin arus kendaraan, minimalisir antrean, biar perjalanan nyaman.
Fokus penambahan gardu ada di Gerbang Tol Cikupa, Cilegon Timur, dan Merak, tiga gerbang utama yang biasanya jadi titik padat. MMS menegaskan, tidak menambah gerbang baru, cukup optimalisasi gardu yang ada, ditambah dukungan mobile untuk puncak arus.
Kepala CSR dan Humas MMS, Uswatun Hasanah, bilang, “Volume kendaraan sudah naik sejak 11–17 Maret 2026, jadi kita perlu langkah cepat untuk mengurangi antrean, khususnya di gerbang tol.”
Tak cuma soal gardu, MMS juga perkuat patroli lalu lintas, layanan kesehatan, dan pemeliharaan jalan. Drainase dan perbaikan jalan siaga, semua untuk keselamatan pengguna tol, biar mudik lancar tanpa drama.
Data terbaru: 165.000 kendaraan sudah melintas menuju Pelabuhan Merak pada H-5. Total kendaraan yang masuk Tol Tangerang–Merak sejak 11–16 Maret 2026 248.575 unit, rata-rata harian 52.432 kendaraan.
MMS memproyeksikan 3,5 juta kendaraan bakal melintas selama mudik Lebaran 2026, naik tipis dari 2025 yang 3,4 juta kendaraan, tren kenaikan sekitar 2,5–2,8 persen. Puncak arus diprediksi 18–19 Maret, kendaraan menuju Pelabuhan Merak melonjak signifikan.
Dengan gardu tambahan, mobile reader, patroli, pemeliharaan jalan, MMS siap temani pemudik sampai tujuan, aman, lancar, nyaman, tanpa drama antre tol. (*)
