Tipue Sultan — Sulsel Editor
Redaktur Katasulsel.com, mengawal isu publik dan pembangunan daerah
Artikel: 515 Lihat semua

Enrekang, Katasulsel.com — Para guru membuka ponsel mereka. Mengecek aplikasi bank. Berharap ada angka baru yang masuk ke rekening.

Tidak ada.

Yang ditunggu adalah Tambahan Penghasilan Guru (TPG) ke-13 dan TPG THR 2025. Janjinya cair Senin, 16 Maret.

Tapi sampai siang, bahkan sore, rekening tetap sunyi.

Di ruang-ruang guru, obrolan yang muncul hampir sama: “Sudah masuk belum?”

Jawabannya juga sama: “Belum.”

Kekecewaan pun mulai terasa. Bukan sekadar soal uang, tapi soal janji yang kembali meleset.

Padahal para guru mengetahui bahwa anggaran TPG tersebut sebenarnya sudah masuk ke kas daerah Kabupaten Enrekang sejak Desember 2025. Namun hingga kini, proses penyalurannya masih belum juga terealisasi.

Beberapa guru menyebut situasi ini seperti di-PHP.

Janji pencairan disebutkan berulang. Waktunya pun pernah disebut jelas. Tapi hasilnya belum juga terlihat di rekening mereka.

“Faktanya sampai hari ini belum ada yang masuk. Padahal kemarin kami baca di berita pak bupati janji akan bayar hari ini,” ujar seorang guru yang meminta identitasnya disamarkan, sebut saja NN.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah tenaga pendidik, ada beberapa komponen hak yang hingga kini belum mereka terima. Nilainya

tidak kecil.

Di antaranya:

TPG ke-13 tahun 2025 (setara satu kali gaji pokok)

TPG THR tahun 2025 (setara satu kali gaji pokok)

TPG Triwulan IV tahun 2024 (setara tiga kali gaji pokok)

Sisa TPG tahun 2024

Kekurangan TPG tahun 2025

Jika ditotal, bagi sebagian guru jumlahnya setara beberapa bulan penghasilan.

Di tengah kebutuhan keluarga yang terus berjalan, keterlambatan itu mulai terasa berat. Apalagi sebagian guru membandingkan kondisi di daerah lain.

Beberapa kabupaten tetangga, menurut mereka, sudah lebih dulu mencairkan TPG sejak jauh hari.

“Miris sekali nasib guru di Enrekang. Kami tetap mengajar penuh, tapi hak kami selalu tertunda,” kata guru lainnya.

Bagi para guru, TPG bukan sekadar tambahan penghasilan. Dana itu sering kali menjadi penopang untuk kebutuhan rumah tangga, biaya sekolah anak, hingga cicilan bulanan.

Sementara waktu terus berjalan.

Senin yang dijanjikan sudah hampir lewat. Rekening para guru masih menunggu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi terbaru dari pihak terkait mengenai penyebab keterlambatan maupun kepastian kapan pembayaran TPG tersebut akan dicairkan.(*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.