Katasulsel.com, Makassar — Perjuangan seorang ayah tidak pernah sia-sia. Itulah yang dirasakan Hamzah Sahari (71), asal Gorontalo, setelah lima hari menelusuri Kota Makassar dengan penuh cemas dan harap.
Putrinya, Siti Sahidah Sahari (28), yang hilang kontak selama tujuh bulan, akhirnya ditemukan oleh polisi.
Kabar yang ditunggu bertahun-tahun itu datang dari rekan Hamzah, H. Idham Latief, yang mendampinginya selama pencarian.
“Alhamdulillah, Siti sudah ditemukan. Saya baru tadi ditelepon polisi,” kata Idham, Sabtu dinihari (15/3/2026).
Siti hilang setelah mengikuti pelatihan kerja di Makassar pada April 2025. Anak pertama dari dua bersaudara ini sempat bekerja sebagai manajer gerai Mie Gacoan di Jalan Pettarani.
Komunikasi dengan keluarga sempat normal, hingga September 2025 nomor teleponnya tidak aktif.
Khawatir, Hamzah memutuskan terbang ke Makassar pada Minggu (8/3/2026). Bersama Idham, ia langsung menelusuri tempat kerja
“Tadi pihak manajemen bilang anak saya keluar dari pekerjaan dan membawa uang perusahaan. Saya langsung curiga, tapi saya tidak percaya putri saya melakukan itu,” tutur Hamzah.
Hari Senin (9/3/2026), Hamzah mencoba membuat laporan resmi di Polsek Panakkukang. Namun polisi menolak menerima laporan karena Siti dianggap dewasa dan tidak mengalami gangguan mental.
Hamzah diminta menyebarkan selebaran orang hilang sebagai alternatif mencari informasi.
Setelah menunggu penuh cemas dan doa tak henti-hentinya, Hamzah akhirnya mendapat kepastian dari pihak kepolisian. Putrinya kembali, dan lima hari pencarian di Makassar berbuah manis.
Sebuah kisah yang membuktikan: kadang, kesabaran, doa, dan kerja keras seorang ayah memang bisa membawa keajaiban nyata.(*)



Tinggalkan Balasan