Soppeng, katasulsel.com — Warga BTN Taruna, Salotungo, Soppeng, masih harus menghadapi kenyataan pahit: air bersih tak kunjung mengalir ke rumah-rumah mereka. Hampir setiap hari, warga terpaksa menempuh jarak jauh ke masjid untuk menimba air.

Salah satu warga, Evi, menceritakan rutinitasnya: “Rerata saya empat kali ke masjid ambil air. Sekali ambil air, bonceng dua galon. Kalau musim panas, lebih capek lagi karena antrean panjang.”

Harapan warga kini tertuju pada rencana Pemkab Soppeng membangun sumur bor di tengah kota, yang digadang-gadang menjadi solusi krisis air bersih yang sudah bertahun-tahun menghantui masyarakat. Bupati Suwardi Haseng menyatakan proyek ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, dan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, sehingga diharapkan segera rampung dan mampu mengaliri seluruh kawasan.

Tak hanya air bersih, warga juga berharap pemerintah daerah memprioritaskan perbaikan infrastruktur pendukung, termasuk jalan dan akses distribusi air. Sejumlah bantuan lain dari pemerintah provinsi, mulai dari listrik baru, rumah tidak layak huni, hingga alat pertanian, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Semoga sumur bor ini benar-benar hadir, supaya kami tidak lagi harus bolak-balik ambil air. Ini kebutuhan pokok, bukan sekadar fasilitas,” ujar Evi.

Pemerintah kabupaten menegaskan, proyek ini menjadi salah satu prioritas utama di tahun 2026, dan diharapkan menjadi model solusi air bersih bagi kabupaten lain di Sulsel. (*)