Jakarta, katasulsel.com — Sirkuit baru. Trek basah. Kondisi jauh dari ideal.
Biasanya itu cukup untuk membuat pembalap bermain aman. Tapi tidak bagi Veda Ega Pratama.
Di hari pertama Moto3 Brasil 2026, ia justru tampil menggigit. Mengirim pesan tegas ke para rivalnya: ia siap bertarung di barisan depan.
Awalnya terlihat biasa.
Di sesi latihan bebas pertama (FP1), Veda menutup hari dengan posisi kedelapan. Tidak buruk. Tapi belum cukup untuk membuat geger.
Namun situasi berubah di sesi practice.
Di sinilah Veda benar-benar menunjukkan taringnya.
Dengan catatan waktu 1 menit 30,310 detik, ia melesat ke posisi ketiga. Tepat di belakang David Almansa yang menjadi yang tercepat, serta Cormac Buchanan di posisi kedua.
Jaraknya tipis.
Sangat tipis.
Dan itu cukup untuk membuat dua nama di depannya mulai merasa “dikejar”.
Veda tidak sekadar ikut. Ia membuntuti. Menekan. Siap menyodok kapan saja.
Yang membuat performa ini terasa lebih “berisi” adalah kondisi lintasan.
Hujan mengguyur sejak pagi. Trek jadi licin. Di beberapa titik bahkan masih ada genangan air saat sesi practice berlangsung.
Kondisi seperti ini biasanya jadi ujian berat, apalagi bagi pembalap yang baru pertama kali menjajal sirkuit tersebut.
Namun Veda justru terlihat nyaman.
Ia tidak ragu. Tidak kaku. Bahkan terlihat menikmati setiap lap.
“Syukur alhamdulillah hari ini saya menyelesaikan FP1 dan Practice dengan hasil yang positif karena sirkuit ini baru bagi saya dan semua rider,” ujarnya.
Ia mengakui kondisi trek memang tricky. Tapi bukan halangan.
“Saya punya feeling yang bagus walaupun kondisinya sedikit sulit karena tadi pagi hujan dan masih ada genangan air. Tapi saya selalu enjoy di setiap lap,” lanjutnya.
Kata “enjoy” itu terasa nyata di lintasan.
Karena di saat banyak pembalap masih mencari grip, Veda sudah menemukan ritme.
Hasil ini bukan sekadar angka.
Ini tiket langsung ke kualifikasi dua (Q2).
Artinya, Veda akan langsung bersaing memperebutkan posisi start terdepan tanpa harus melewati Q1 yang lebih ketat dan penuh tekanan.
Keuntungan besar.
Karena di Moto3, posisi start sering jadi pembeda antara bertarung di depan atau terjebak di tengah rombongan.
“Saya siap untuk menjalani kualifikasi dua besok. Doakan saya,” ucapnya singkat.
Nada yang sederhana. Tapi menunjukkan fokus yang jelas.
Kualifikasi dua Moto3 Brasil akan digelar Sabtu (21/3) malam, sekitar pukul 23.10 hingga 23.25 WIB.
Hanya 15 menit. Tapi di situlah segalanya dipertaruhkan.
Setelah itu, balapan utama akan berlangsung Minggu (22/3) pukul 22.00 WIB.
Dan jika melihat performa hari pertama…
Satu hal mulai terasa:
Veda Ega Pratama bukan lagi sekadar pelengkap di grid Moto3.
Ia sudah berubah jadi ancaman.
Dan di Brasil ini, dua nama di depannya—Almansa dan Buchanan—sudah mulai merasakan tekanan itu. (*)
