Sidrap, katasulsel.com — Upaya melawan bahaya narkotika di Sulawesi Selatan terus diperkuat. Wakil Ketua Komisi III DPR RI H. Rusdi Masse (RMS) menginisiasi pendirian balai rehabilitasi narkoba berbasis masyarakat yang akan melayani wilayah Sidrap, Enrekang, Pinrang, Parepare, dan Soppeng.
Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Rumah Peduli Mario di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Sidrap bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidrap, ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya operasional lembaga rehabilitasi tersebut.
Rumah Peduli Mario merupakan lembaga rehabilitasi komponen masyarakat yang dibangun sebagai respons atas tingginya angka penyalahgunaan narkotika, khususnya di Sulawesi Selatan. Lembaga ini diinisiasi oleh Rusdi Masse, Bupati Sidrap, dan Kepala BNNK Sidrap sebagai bentuk kepedulian konkret terhadap masa depan generasi muda.
Menariknya, balai rehabilitasi ini berdiri di atas lahan seluas 4 hektare, menunjukkan keseriusan para penggagas dalam menghadirkan fasilitas rehabilitasi yang memadai, manusiawi, dan berkelanjutan. Rumah Peduli Mario dirancang untuk menjadi tempat pemulihan, bukan sekadar ruang perawatan, bagi para pecandu narkotika.
Inisiatif ini sekaligus membuka akses rehabilitasi bagi masyarakat di lima daerah sekitar. Artinya, warga Sidrap, Enrekang, Pinrang, Parepare, hingga Soppeng tidak perlu lagi jauh-jauh mencari layanan rehabilitasi, karena kini tersedia di kawasan strategis Sulsel bagian tengah.
Acara peresmian turut dihadiri sejumlah pejabat lintas daerah, antara lain Wali Kota Parepare, Wakil Bupati Sidrap, Wakil Bupati Pinrang, serta jajaran Kapolres Sidrap, Parepare, Pinrang, Soppeng, dan Enrekang. Hadir pula Ketua DPRD Sidrap, Wakil Ketua DPRD Parepare, anggota DPRD provinsi dan kabupaten, serta perwakilan OPD terkait.
Kepala BNNK Sidrap dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran Rumah Peduli Mario merupakan bagian dari penguatan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang membutuhkan keterlibatan semua elemen.
“Tugas ini adalah tugas mulia. Tidak bisa dijalankan sendiri. Butuh kolaborasi agar berjalan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia berharap Rumah Peduli Mario dapat menjadi jembatan pemulihan bagi para pecandu narkotika, sekaligus menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Bersih dari Narkoba, khususnya Sulawesi Selatan Bersih Narkoba dan Sidrap Bersinar (Bersih Narkoba).
Dengan kehadiran Rumah Peduli Mario, pesan yang disampaikan menjadi jelas: pecandu narkotika tidak untuk dijauhi, tetapi dipulihkan. Dan kini, bagi warga lima daerah di Sulsel, tempat “berobat” itu sudah tersedia.








Tinggalkan Balasan