📣 Ikuti saluran resmi WhatsApp kami sebelum membaca berita!

Join WhatsApp

Makassar, katasulsel.com — Pagi di Jalan Veteran Selatan tuh rasanya kayak lagi di Jakarta Selatan. Serius. Bukan karena kopinya, tapi karena vibes-nya: orang-orang rapi, muka glowing, HP nggak lepas dari tangan, dan obrolannya satu frekuensi—“treatment apa dulu nih?”

Yup, L’Viors resmi buka cabang di Makassar, Jumat (6/2/2026). Tapi ini bukan sekadar buka klinik. Ini lebih ke beauty playground. Masuk ke dalam, suasananya santai tapi classy. Nggak berasa kayak tempat medis, lebih kayak spot nongkrong versi estetik.

Owner L’Viors Makassar, Susi Melawati, kelihatan enjoy banget. Katanya sih, dulu nggak nyangka bakal sejauh ini nyemplung ke dunia kecantikan. Eh, malah keterusan.

“Di sini tuh bukan cuma soal hasil, tapi experience. Orang datang harus ngerasa nyaman,” katanya. Valid sih, soalnya dari masuk aja udah berasa welcoming.

Dari Jakarta, hadir Rudi Santoso, owner L’Viors pusat. Vibes-nya tenang, tapi omongannya on point. Makassar, katanya, itu kota yang jujur—sekali cocok, bisa loyal parah. Tapi kalau nggak sreg, bye tanpa drama.

“Makanya buka di sini nggak bisa asal. Harus siap mental,” ujarnya sambil senyum. Dan kelihatannya, L’Viors udah siap main serius.

Dokter-dokternya juga nggak kaku. Konsultasi dibikin cair, no pressure, no hard selling. Intinya: jangan FOMO.

“Cantik tuh bukan lomba. Yang penting cocok sama wajah sendiri,” celetuk salah satu dokter. Auto bikin tamu angguk-angguk.

Nah, bagian paling bikin kalap: promo. Botox diskon sampai 50 persen plus bonus. Filler, threadlift, contouring—semua kena potongan. Loyalty point dobel. Bahkan ada hadiah treatment jutaan rupiah buat transaksi tertentu. Banyak yang awalnya cuma mau cek lokasi, ujung-ujungnya booking.

Tamu yang datang juga rame. Dari Makassar, Jakarta, sampai luar negeri. Jadi rasanya kayak lagi di beauty event nasional, bukan acara lokal.

Kesimpulannya simpel: Makassar sekarang nggak kalah soal beauty scene. Dengan hadirnya L’Viors, Kota Daeng resmi naik level. Glowing? Sekarang bukan cuma tren, tapi gaya hidup. (*)