Medan, katasulsel.com — Sunyi dini hari pecah di Jalan Menteng VII. Bukan oleh suara kendaraan, melainkan aksi pembobolan yang menyasar Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Horas Bangso Batak (HBB), Jumat (20/3/2026).
Peristiwa diperkirakan terjadi antara pukul 03.00 hingga 04.00 WIB. Dalam rentang waktu yang singkat itu, pelaku leluasa masuk setelah merusak bagian bangunan, lalu menggasak sejumlah aset kantor.
Yang hilang bukan barang kecil. Empat unit AC raib. Tujuh batang pipa tembaga ikut dibawa. Total kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Ketua LBH HBB, Tomson Marisi Parapat, memastikan pihaknya langsung bergerak cepat. Laporan resmi sudah dilayangkan ke Polrestabes Medan di hari yang sama.
“Kami berharap ini segera ditindaklanjuti. Pelaku harus segera diamankan,” tegas Tomson.
Yang menarik, kantor tersebut sebenarnya tidak benar-benar kosong. Saat kejadian, ada petugas jaga di lokasi. Namun pelaku tetap berhasil menjalankan aksinya tanpa terdeteksi.
Ini yang kemudian memunculkan tanda tanya besar: apakah pelaku sudah mengamati situasi sebelumnya?
Sejumlah informasi yang beredar menyebutkan pelaku diduga bukan orang baru dalam kasus serupa. Bahkan, disebut-sebut sudah beberapa kali beraksi. Namun hingga kini, identitas tersebut masih sebatas dugaan dan belum dikonfirmasi aparat penegak hukum.
LBH HBB pun memilih mendorong penanganan profesional tanpa berspekulasi.
“Kami minta kepolisian bekerja cepat dan tuntas. Yang terpenting, rasa aman masyarakat harus dijaga,” lanjut Tomson.
Kasus ini menambah daftar panjang aksi pencurian dengan sasaran fasilitas bernilai tinggi seperti AC dan tembaga—komoditas yang kerap diburu karena mudah dijual kembali.
Kini, semua mata tertuju pada langkah aparat. Satu hal yang pasti: dini hari yang seharusnya tenang, berubah jadi momen yang meninggalkan jejak kerugian—dan pekerjaan rumah bagi penegak hukum. (*)
