Sidrap, Katasulsel.com – Sidrap bergerak cepat menyongsong era kendaraan listrik.
Pemerintah Kabupaten Sidrap menyambut positif rencana pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) di wilayah Bumi Nene Mallomo, yang diajukan PT VGreen Global Charging Station Investment Indonesia, Rabu (1/4/2026) malam.
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyebut inisiatif ini sebagai langkah strategis untuk mendukung program pemerintah pusat dalam mengurangi emisi karbon sekaligus memperkuat citra Sidrap sebagai daerah ramah investasi hijau.
“Sinergi ini sejalan dengan visi daerah dan menjadi angin segar bagi ekonomi lokal,” ujarnya.
Iqbal, Manajer VGreen Regional Sulsel, menegaskan, SPKL yang akan dibangun tidak hanya soal pengisian daya kendaraan listrik.
“Kami ingin memberikan nilai tambah bagi fasilitas publik, sekaligus menjadi bagian dari ekosistem energi baru terbarukan di Sidrap,” kata Iqbal.
Dalam skema investasi, seluruh biaya pembangunan, termasuk mesin DC Fast Charging, konstruksi, instalasi, hingga pemeliharaan, ditanggung penuh oleh PT VGreen.
Pemerintah Kabupaten Sidrap hanya menyiapkan minimal 100 lahan parkir yang akan dijadikan titik SPKL. Masa kerja sama diusulkan selama lima tahun dengan opsi perpanjangan lima tahun berikutnya.
Analisis menunjukkan, langkah ini bisa memicu efek domino positif bagi Sidrap.
Selain mempermudah masyarakat beralih ke kendaraan listrik, SPKL di Bumi Nene Mallomo akan menjadi magnet investor lain untuk ikut berkontribusi pada ekonomi hijau daerah.
Rencana pembangunan ini juga menegaskan Sidrap sebagai daerah yang adaptif dan progresif, tidak sekadar menunggu regulasi pusat, tapi bergerak proaktif membangun infrastruktur ramah lingkungan.
Penentuan lokasi final akan mempertimbangkan akses masyarakat dan kelayakan teknis, agar fasilitas ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya.
Dengan langkah ini, Sidrap menegaskan diri bukan hanya sebagai Bumi Nene Mallomo yang kaya budaya dan pertanian, tapi juga sebagai kota yang siap menghadapi era energi bersih dan mobilitas hijau.(*)


