Kepala BPS RI menegaskan kunjungannya bukan sekadar seremonial.
Ia ingin memastikan data yang dikumpulkan Sidrap menjadi fondasi bagi kebijakan pembangunan berbasis statistik, agar kebijakan yang diambil pemerintah pusat maupun daerah tepat sasaran.
Dengan pendekatan ini, masyarakat merasakan manfaat nyata: stabilitas harga pangan, ketersediaan beras, dan penguatan ekonomi lokal.
Di akhir kunjungan, Amalia kembali menatap hamparan sawah yang hijau dan padang peternakan yang luas. Dengan nada kagum, ia berujar, “Kalau
Sidrap pun tampil sebagai simbol daerah yang mampu memadukan potensi alam dengan manajemen cerdas dan pembangunan berbasis data.
Dari pandangan Amalia, Sidrap bukan hanya contoh statistik, tapi juga inspirasi bagi daerah lain di Sulawesi dan Indonesia Timur. (edy)



Tinggalkan Balasan