Palu, katasulsel.com – Morowali lagi panas. Narkoba nyaris 1 kilogram berhasil diamankan polisi.
M Reski (40) jadi sorotan. Pria ini ditangkap Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri, Rabu malam, 1 April 2026, di kawasan Masjid Raya Desa Bahodopi, Morowali.
Informasi awal datang dari tim penyelidik. Ada dugaan transaksi narkotika besar di wilayah Sulawesi Tengah. Polisi langsung bergerak.
Reski diamankan saat turun dari bus Adi Putra. Dari tas hitam yang dibawanya, ditemukan 19 bungkus sabu, total berat sekitar 0,9 kilogram.
Tak cuma itu. Polisi juga menyita ponsel Oppo milik tersangka, yang diduga digunakan untuk mengatur transaksi.
Direktur Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, mengatakan, penangkapan ini bagian dari pengembangan jaringan. “Tim akan menelusuri asal barang dan pihak lain yang terkait. Penyidikan sampai tuntas,” jelasnya, Kamis (2/4/2026).
Polisi kini fokus menggali apakah sabu ini berasal dari jalur internasional atau lokal, serta apakah ada bandar besar yang beroperasi di wilayah Morowali dan sekitarnya, termasuk daerah tetangga seperti Palu dan Banggai.
Dengan pengungkapan ini, polisi berharap jaringan narkoba di Sulteng bisa terpangkas. Morowali, yang sebelumnya dikenal aman, kini jadi sorotan nasional karena kasus ini.
Warga sekitar Desa Bahodopi menyambut penangkapan itu. Banyak yang lega karena narkoba jenis sabu yang jumlahnya besar berhasil digagalkan. (*)


