Kolaborasi dengan Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Sultra juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini.
Ketua PERHAPI Sultra, Afdhal, menyampaikan apresiasi atas langkah yang dilakukan CV Unaaha Bakti Persada.
Menurutnya, bantuan seperti ini sangat tepat sasaran, terutama di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang meningkat.
“Saya sangat mengapresiasi bantuan ini. Apalagi ini waktu yang tepat, saat masyarakat sedang menghadapi kenaikan harga beras,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa PERHAPI memiliki peran sebagai penghubung antara dunia industri tambang dan pemerintah, sekaligus mendorong praktik pertambangan yang berkelanjutan dan beretika.
Bukan hanya mengejar keuntungan.
Tapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Bantuan 1.000 karung beras ini mungkin terlihat sederhana.
Tapi bagi masyarakat yang menerima, dampaknya besar.
Karena di tengah tekanan ekonomi, bantuan seperti ini bukan hanya soal kebutuhan pokok.
Tapi juga soal kepedulian.
Dan di Kendari, kepedulian itu datang tepat waktu. (usman)
