Di tengah fluktuasi harga material dan tantangan ekonomi regional, Wajo memilih jalur pembangunan yang terukur. Bukan sekadar mengejar percepatan, tetapi memastikan setiap rupiah pembangunan memiliki nilai guna. Dalam konteks itulah, angka 95,59 poin bukan sekadar statistik, melainkan potret kebijakan yang dijalankan dengan kehati-hatian dan rasionalitas. (tim)
Halaman

Tinggalkan Balasan