Seruan untuk Solidaritas Pers
Selain memberikan pendampingan, PJI Sulawesi Selatan juga mengajak organisasi pers lain dan kelompok masyarakat sipil untuk ikut memantau perkembangan kasus tersebut.
Menurut Akbar Polo, solidaritas dari berbagai pihak penting agar tidak terjadi praktik yang berpotensi melemahkan kebebasan pers.
Ia mengingatkan bahwa jurnalis bekerja untuk kepentingan publik dengan menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Karena itu, tekanan terhadap jurnalis dapat berdampak langsung pada kualitas demokrasi.
Pers sebagai Pilar Demokrasi
Dalam pernyataannya, Akbar Polo kembali menegaskan bahwa pers memiliki peran penting dalam sistem demokrasi.
Jurnalis berfungsi sebagai pengawas publik terhadap berbagai kebijakan maupun tindakan yang berdampak pada masyarakat.
“Pers adalah pilar keempat demokrasi. Tidak boleh ada jurnalis yang ditekan karena menjalankan tugasnya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang menggunakan kekuasaan atau pengaruh
Menurutnya, ruang kebebasan pers harus tetap dijaga agar jurnalis dapat menjalankan tugasnya secara independen dan profesional.
Harapan Penanganan yang Adil
PJI Sulawesi Selatan berharap lembaga terkait dapat menangani persoalan ini secara transparan dan adil.
Organisasi tersebut juga meminta agar penanganan kasus tetap menghormati prinsip perlindungan terhadap kebebasan pers sebagaimana dijamin dalam undang-undang.
Bagi kalangan jurnalis di Sulawesi Selatan, kasus ini menjadi pengingat bahwa tantangan terhadap kebebasan pers masih ada.
Dan ketika keluarga jurnalis ikut terseret dalam konflik yang berawal dari pemberitaan, kekhawatiran terhadap keselamatan serta perlindungan profesi wartawan pun kembali mengemuka.

Tinggalkan Balasan