📣 Ikuti saluran resmi WhatsApp kami sebelum membaca berita!

Join WhatsApp

Di hadapan peserta rapat, Syaharuddin memaparkan capaian pertanian Sidrap yang dinilainya sebagai buah kerja kolektif. Produksi Gabah Kering Panen (GKP) Sidrap sepanjang 2025 tercatat mencapai 679.772 ton, melonjak 129.464 ton dibandingkan 2024. Harga rata-rata GKP pun naik signifikan, dari Rp4.800 per kilogram menjadi Rp6.800 per kilogram.

Lonjakan itu berdampak langsung pada nilai ekonomi. Total nilai produksi pertanian Sidrap meningkat dari Rp2,56 triliun pada 2024 menjadi Rp4,62 triliun pada 2025. Sementara produksi beras mencapai 326.933 ton, naik 27,21 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ini momentum besar. Terima kasih kepada semua pihak. Mari kita terus tingkatkan produksi untuk mendukung swasembada pangan nasional sesuai harapan Presiden,” ujar Syaharuddin.

Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Sekda Andi Rahmat Saleh, Ketua Perpadi Sidrap Hasnawi, Ketua KTNA Abdul Samad, pimpinan Bulog Cabang Sidrap, unsur Polres dan Kodim 1420 Sidrap, para kepala OPD, camat, penyuluh pertanian, gapoktan, serta perwakilan petani.

Kalau mau, aku bisa tajamkan lagi ke angle konflik lapangan, lebih pro-petani, atau lebih ekonomis ala headline nasional. Tinggal bilang. (*)