Sidrap, katasulsel.com — Menjelang idulfitri 1447 Hijriah, gas melon ikut jadi perhatian. Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Pendistribusian LPG 3 Kg Kabupaten Sidenreng Rappang turun langsung ke lapangan, Kamis (26/2/2026).

Sasarannya; ketersediaan dan harga di tingkat pangkalan.

Dua kecamatan disisir. Enam pangkalan di Maritengngae. Tiga pangkalan di Tellu Limpoe. Total sembilan titik dipantau dalam sehari.

Tim dipimpin Kabag Administrasi Perekonomian dan SDA Setda Sidrap, Haris Alimin. Turut mendampingi Anggota DPRD Sidrap H. Andi Sugiarno Bahri, Kabid Pengembangan Perdagangan Disdagrin Sidrap Irwin Hatibu, serta jajaran terkait.

Hasilnya?

Stok dinyatakan aman. Distribusi lancar. Tidak ditemukan indikasi kelangkaan di tingkat pangkalan.

Namun soal harga, ada catatan.

Di pangkalan, harga berkisar Rp18.500 hingga Rp20.000 per tabung. Angka itu relatif mendekati Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan dalam Peraturan Gubernur Nomor 11 Tahun 2021 sebesar Rp18.500 per tabung.

Masalah muncul di luar pangkalan.

Di kios atau pengecer, tim menemukan harga merangkak naik. Mulai Rp23.000 hingga Rp25.000 per tabung. Bahkan ada yang menyentuh Rp30.000.

Selisihnya tidak kecil.

Haris Alimin menegaskan, pemerintah daerah akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar harga tetap terkendali, terutama di luar pangkalan resmi.

“Kegiatan ini akan terus kami lakukan agar pada bulan suci Ramadan masyarakat dapat memperoleh LPG 3 Kg dengan mudah dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Artinya, pengawasan tidak berhenti di satu kali sidak.

Sementara itu, Andi Sugiarno Bahri meminta monitoring diintensifkan selama Ramadan. Ia tak ingin gejolak harga memicu keresahan warga saat menjalankan ibadah puasa.

“Kami berharap pengawasan terus diperkuat untuk menjamin kestabilan harga agar kebutuhan masyarakat aman dan tidak terjadi keresahan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat jajaran Bagian Ekonomi dan stakeholder terkait yang turun langsung ke lapangan.

Saat ini, terdapat enam agen penyalur LPG 3 Kg di Kabupaten Sidrap. Pemerintah daerah berharap sinergi dengan para agen terus diperkuat—agar pembinaan pangkalan berjalan efektif dan distribusi tepat sasaran.

Gas 3 Kg adalah kebutuhan harian masyarakat kecil. Ramadan membuat konsumsinya meningkat. Maka satu hal yang tak boleh terjadi: stok langka, harga melonjak.

Sidrap memilih bergerak lebih awal. Mengawasi sebelum gejolak membesar.(*)