📣 Ikuti saluran resmi WhatsApp kami sebelum membaca berita!

Join WhatsApp

Soppeng, Katasulsel.com – Di tengah banyak daerah sibuk memburu proyek mercusuar, Soppeng justru memilih bertarung di sektor paling fundamental: air.

Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, melangkah langsung ke meja pusat, melakukan audiensi dengan BBWS Pompengan Jeneberang untuk mengawal rencana pembangunan intake dan jaringan transmisi Sungai Ara.

Langkah ini terlihat sederhana. Tapi di baliknya, ada kalkulasi besar. Air baku bukan sekadar kebutuhan domestik, melainkan fondasi ekonomi daerah. Tanpa suplai yang stabil, pelayanan publik tersendat, investasi ogah masuk, dan pertumbuhan bisa macet di tengah jalan.

Dalam forum yang juga dihadiri jajaran Dinas PUPR Soppeng itu, Pemkab memetakan potensi Sungai Ara sebagai sumber air baku strategis.

Sungai ini dinilai punya daya dukung untuk menopang pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dalam dua tahun ke depan, khususnya untuk Kecamatan Donri-Donri dan kawasan perkotaan Soppeng yang terus berkembang.

Yang menarik, manuver ini bukan reaktif karena krisis, melainkan preventif. Soppeng membaca tren lebih awal. Pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi berarti kebutuhan air akan melonjak. Jika tak diantisipasi sekarang, daerah bisa terjebak dalam defisit pasokan di masa depan.

BBWS Pompengan Jeneberang memberi respons positif. Namun seperti lazimnya proyek infrastruktur sumber daya air, restu tak diberikan secara instan. Desain teknis intake dan jaringan transmisi Sungai Ara akan direview dan dievaluasi lebih dulu. Uji kelayakan menjadi filter agar proyek tak sekadar ambisi di atas kertas.

Di titik inilah sisi uniknya: Soppeng tak datang dengan konsep mentah. Mereka datang membawa peta potensi, skema pengembangan, dan proyeksi kebutuhan. Ini bukan audiensi seremonial, melainkan lobi berbasis data.

Jika semua proses teknis lolos verifikasi, pembangunan intake, transmisi, hingga distribusi air akan menjadi paket terintegrasi. Artinya, bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tapi merancang sistem air minum yang berkelanjutan.

Di era ketika isu krisis air menjadi ancaman global, langkah Soppeng ini terasa relevan.

Bukan headline bombastis, tapi strategi jangka panjang. Karena pada akhirnya, daya saing daerah tak hanya ditentukan gedung tinggi atau event besar, melainkan seberapa pasti air mengalir ke rumah warganya. (*)