Konawe, katasulsel.com – Jalan Poros Unaaha–Abuki di Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Tongauna, mendadak mencekam, Rabu pagi, (25/3/2026)
Warga yang sedang beraktivitas di jalan sempat terperanjat oleh benturan keras dua motor yang bergemuruh.
Yang tak kalah mengejutkan, salah satu pengendara adalah anggota Bhabinkamtibmas, Salfinus (41), yang sehari-hari menjaga keamanan wilayah. Lawan tabrakannya, Alda Asriwianti (22), membawa Rini Usharini (20) dan seorang balita berusia 1 tahun di motor Honda Beat tanpa plat nomor.
Menurut Ipda Syahrir, Kanit Gakkum Satlantas Polres Konawe, kecelakaan terjadi karena motor Honda Beat melaju di jalur kanan atau lawan arus.
“Jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak bisa dihindari,” kata Syahrir.
Benturan keras menghantam tubuh para korban. Salfinus luka robek di ibu jari kaki kiri. Alda menderita luka robek di punggung kaki kiri dan bengkak di paha. Rini bengkak di pipi kiri dan paha. Dan si kecil A, balita yang ikut, juga mengalami luka di pergelangan kaki kiri.
Warga setempat panik. Ambulans segera datang mengevakuasi korban ke RSUD Kabupaten Konawe, sementara polisi mengamankan lokasi dan mencatat seluruh keterangan saksi.
Seorang tetangga, yang menyaksikan peristiwa itu, masih teringat suara benturan:
“Waktu itu keras sekali. Saya langsung lari keluar rumah. Tidak menyangka ada anak kecil di motor itu,” ujarnya dengan suara gemetar.
Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp3 juta, termasuk kerusakan kedua motor.
Ipda Syahrir memberi pesan tegas:
“Perhatikan arus lalu lintas. Jangan melawan arus. Dalam hitungan detik, nyawa bisa terancam. Hari ini kita melihat, siapa pun bisa menjadi korban, termasuk anak kecil dan aparat penegak hukum.”
Kasus kecelakaan ini kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, sementara warga setempat berharap semua korban cepat pulih.(*)
