Gowa, Katasulsel.com – Modus baru penipuan digital menyeruak di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kali ini, wajah Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman dicatut pihak tak bertanggung jawab untuk menjerat korban lewat aplikasi WhatsApp.
Korban ditawari mobil sitaan lelang negara, Toyota Reborn 2.4 tipe G tahun 2021, seharga Rp180 juta lengkap dengan dokumen. Foto profil di WhatsApp sengaja disamakan dengan Kapolres Aldy untuk memberi kesan legal dan meyakinkan.
“Saya pastikan itu penipu. Saya tidak pernah menawarkan mobil lelang kepada siapa pun,” tegas Kapolres Aldy saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).
Seorang korban, Hendra Mappasomba, mengungkapkan trik penipu. Mereka menghubungi korban, mengaku pejabat Polri, dan menawarkan harga “super murah” untuk unit mobil sitaan kasus narkoba. Ketika dicek, nomor telepon dan akun ternyata palsu.
Kasus ini menjadi alarm keras bagi masyarakat: modus pencatutan identitas pejabat, penyamaran digital, dan transaksi abal-abal semakin marak. Polres Gowa kini menindaklanjuti penyelidikan, mengincar akun-akun yang digunakan untuk menipu warga.
Kapolres Aldy mengimbau warga untuk lebih waspada dan kritis terhadap tawaran mencurigakan di media sosial. Segera laporkan jika menjadi korban. Dalam era digital, kewaspadaan adalah tameng utama agar tidak jatuh ke jebakan penipuan berbasis teknologi.
Di sisi lain, kasus ini menjadi pelajaran pahit: wajah pejabat bisa dijadikan alat tipu di era di mana layar ponsel lebih mudah dipercaya daripada hukum yang nyata. (*)


