Jakarta, katasulsel.com — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan konsistensinya di pentas dunia. Meski hanya finis di posisi kedelapan pada Moto3 GP Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Veda tetap bertahan di peringkat kelima klasemen sementara Moto3 musim ini.
Hasil tersebut membuat Veda masih menjadi salah satu pembalap paling bersinar di antara para rookie Moto3 musim 2026. Koleksi poinnya cukup untuk menjaga posisi di lima besar klasemen dunia, sekaligus tetap unggul dari rival regionalnya, Hakim Danish.
Di Mugello, Hakim Danish memang tampil lebih mencolok setelah sukses merebut podium ketiga. Tambahan poin penting itu membuat pembalap Malaysia tersebut naik ke posisi ke-11 klasemen sementara. Namun, secara keseluruhan Veda masih berada di atas Danish dalam perburuan poin musim ini.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Berdasarkan klasemen terbaru, Veda mengoleksi 58 poin dan masih nyaman di urutan kelima. Sementara Hakim Danish berada di posisi ke-11 dengan 27 poin. Selisih yang cukup lebar itu menunjukkan konsistensi Veda sepanjang awal musim menjadi faktor penting dalam persaingan menuju papan atas Moto3.
Musim masih panjang, tetapi performa Veda sejauh ini membuat peluangnya untuk terus bersaing di barisan elite Moto3 tetap terbuka. Jika mampu mempertahankan ritme finis di zona poin dan kembali merebut podium pada seri-seri berikutnya, bukan tidak mungkin pembalap Honda Team Asia itu bisa mengincar posisi tiga besar klasemen dunia.
Sementara itu, podium Mugello menjadi sinyal bahwa Hakim Danish mulai menemukan momentum kebangkitan. Rivalitas dua talenta Asia Tenggara ini diprediksi akan semakin panas pada seri-seri berikutnya dan menjadi salah satu cerita menarik di Moto3 2026.(*)
