Edy Basri Pemred
Mengawal 'dapur redaksi' Katasulsel.com agar setiap berita bermakna
Artikel: 377 Lihat semua

Sidrap, katasulsel.com — Mesin ekonomi Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, terus berputar kencang. Dari sektor peternakan saja, daerah ini memiliki sekitar 5 juta 117 ribu ekor ayam petelur yang mampu menghasilkan hampir 5 juta butir telur setiap hari dengan nilai ekonomi mencapai sekitar Rp12 miliar per hari.

Besarnya produksi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat ekonomi Sidrap terus menggeliat dan bahkan menarik perhatian nasional. Hal itu terlihat saat Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti, turun langsung ke Sidrap pada Kamis, 12 Maret 2026 untuk melihat kondisi riil di lapangan.

Kunjungan Amalia diawali dengan penyambutan oleh Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif di Rumah Jabatan Bupati di Pangkajene. Setelah berdiskusi singkat bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap, rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke sejumlah lokasi produksi.

Salah satu titik yang dikunjungi adalah peternakan ayam petelur Cahaya Mario, yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi telur terbesar di Sidrap bahkan di Sulawesi Selatan.

Di lokasi tersebut, Amalia menyaksikan langsung aktivitas peternakan ayam dalam skala besar. Ribuan kandang produksi beroperasi setiap hari untuk menghasilkan telur yang kemudian didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia.

Melihat langsung besarnya produksi telur di Sidrap, Kepala BPS RI itu tampak takjub dengan aktivitas ekonomi yang berlangsung di sektor peternakan. Bahkan dalam satu momen, Amalia terlihat menggelengkan kepala setelah menyaksikan kondisi riil di lapangan.

Tidak hanya meninjau produksi, Amalia juga melepas secara simbolis penyaluran telur dalam jumlah besar dari Sidrap untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Setelah dari peternakan, rombongan melanjutkan kunjungan ke salah satu pabrik pengolahan beras terbesar di Kecamatan Baranti.

Di lokasi tersebut, Amalia kembali didaulat untuk melepas sekitar 100 truk beras hasil panen lokal Sidrap yang siap didistribusikan ke berbagai wilayah.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah saat ini tidak lagi hanya bergantung pada sektor pertanian tradisional.

Menurutnya, peternakan ayam kini menjadi salah satu penggerak utama ekonomi Sidrap, selain sektor produksi beras yang telah lama menjadi andalan daerah.

“Sekarang ekonomi Sidrap bukan hanya dari sawah, tetapi juga dari kandang ayam dan sektor peternakan lainnya,” kata Syaharuddin.

Ia menjelaskan bahwa selain beras, Sidrap juga menjadi salah satu produsen telur terbesar di kawasan timur Indonesia.

Bahkan dalam satu kali pengiriman, telur dari Sidrap dapat mencapai nilai Rp3,8 miliar yang didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia.

Sebagian produksi telur tersebut juga dikirim untuk kebutuhan acara resmi tingkat nasional, termasuk untuk konsumsi di lingkungan kementerian.

Syaharuddin menegaskan bahwa kekuatan sektor produksi ini menunjukkan bahwa Sidrap memiliki peran penting dalam menopang ketahanan pangan nasional.

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.