Sidrap, Katasulsel.com — Agenda penghormatan sejarah tengah disiapkan.

Rabu, 25 Maret 2026, pukul 11.00 WITA, esok, ziarah akan digelar di makam We Tenri Pattuppu, Matinroe ri Sidenreng. Lokasinya di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe.

Yang akan hadir: Nurkanaah.

Wakil Bupati Sidrap itu dijadwalkan memimpin langsung ziarah. Didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten. Mulai dari Kepala Dinas Pendidikan, Bagian Umum, hingga Humas.

Formasi kecil. Tapi pesannya besar.

Ini bukan sekadar datang, tabur bunga, lalu pulang. Ziarah ke makam We Tenri Pattuppu adalah cara menjaga ingatan. Tentang akar sejarah. Tentang jejak kekuasaan yang pernah membentuk kawasan ini.

Matinroe ri Sidenreng bukan nama biasa. Ia bagian dari narasi besar Bone—yang pengaruhnya melintasi wilayah, termasuk Sidrap hari ini.

Di tengah agenda pemerintahan yang padat, ruang seperti ini tetap dijaga.

Menunduk sejenak. Mengingat masa lalu.

Lalu kembali melangkah.

Nurkanaah menegaskan, ziarah ini bukan sekadar rutinitas seremonial, tetapi bentuk penghormatan atas jasa para pendahulu.

“Kita ingin generasi hari ini tidak melupakan sejarah. Dari sinilah kita belajar nilai kepemimpinan, keteguhan, dan kebijaksanaan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menjaga warisan sejarah agar tetap hidup di tengah masyarakat.

“Kalau sejarah kita jaga, identitas kita akan tetap kuat. Itu penting untuk arah pembangunan ke depan,” tegasnya. (*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.