Sidrap, katasulsel.com — Ini bukan survei resmi. Tapi suaranya nyata. Ini persepsi publik.

Polling “Camat Paling Merakyat Versi Pembaca” yang digelar katasulsel.com mulai menunjukkan arah. Siapa yang paling dekat dengan warga, siapa yang paling responsif—perlahan terlihat.

Dan hasil sementara? Dua nama langsung tancap gas di depan. Klik lihat hasil vote nya

Camat Tellu Limpoe, H. Ridwan Bachtiar, masih terus memimpin dengan 2.269 suara. Di belakangnya, tidak terlalu jauh, Camat Pitu Riase, Andi Mukti Ali, menguntit dengan 1.953 suara.

Selisihnya ada. Tapi belum aman.

Dalam istilah balap: ini masih neck to neck—kejar-kejaran ketat.

Sementara itu, Camat Maritengngae, Firman, berada di posisi berikutnya dengan 506 suara. Jaraknya mulai terasa.

Polling ini memang bukan “alat ukur resmi”. Redaksi sudah memberi garis tegas sejak awal: ini murni partisipasi pembaca. Bukan survei ilmiah. Tidak mewakili seluruh masyarakat Sidrap.

Tapi justru di situlah menariknya.

Ini adalah “suara spontan”—refleksi langsung dari pembaca yang merasakan pelayanan di lapangan.

Indikatornya pun sederhana, tapi “kena”: kedekatan dengan warga, kecepatan merespons masalah, serta dukungan terhadap aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Bahasa populernya: camat yang “hadir”, bukan sekadar “terlihat”.

Pemred katasulsel.com, Edy Basri mengatakan, polling ini berlangsung cukup lama, dari 3 April hingga 3 Juni 2026. Sistemnya juga dibuat sangat ketat, hanya satu perangkat atau IP hanya bisa memberikan satu suara.

“Istilahnya: one device, one vote, semua ini kita lakukan untuk menjaga kredibilitas, redaksi juga mengingatkan publik agar waspada terhadap segala bentuk penipuan. Tidak ada ruang “main belakang”,’ kata Edy di Pangkajene, Sabtu, 11 April 2026.

“Dukungan yang masuk tercatat otomatis oleh sistem,” begitu penegasan yang disampaikan.

Artinya, tidak ada celah intervensi.

Di luar tiga besar, nama-nama camat lain tetap mendapat perhatian. Camat Dua Pitue, Andi Purnamasari, mengumpulkan 447 suara. Disusul Camat Pitu Riawa, Ali Husain, dengan 441 suara.

Nama lain seperti H. Muh. Basri (Panca Lautang), Mansyur (Watang Pulu), hingga Hj. Masturah (Baranti) juga ikut meramaikan, meski dengan persentase lebih kecil.

Namun, sorotan utama tetap tertuju pada dua besar.

Apakah Tellu Limpoe akan terus melaju?
Atau Pitu Riase melakukan comeback di menit akhir?

Masih ada waktu.

Dan satu hal yang pasti: polling ini bukan sekadar angka. Ini tentang persepsi. Tentang bagaimana publik “merasakan” kehadiran seorang pemimpin di tengah mereka.

Jadi, siapa camat paling merakyat?

Jawabannya—masih bisa berubah. (*)

Gambar berita Katasulsel