Sidikalang, Katasulsel.com β Duka mendalam masih menyelimuti keluarga dan lingkungan sekolah atas meninggalnya seorang siswi SMK berinisial IL di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
Pihak SMK Negeri 1 Sidikalang menyampaikan belasungkawa atas kepergian siswi yang dikenal pendiam dan memiliki kepribadian tertutup tersebut.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Negeri 1 Sidikalang, Herbet Bintang, mengatakan pihak sekolah turut berduka dan berencana mendatangi rumah duka.
βKami turut berbelasungkawa. Rencananya kami akan melayat ke rumah duka,β ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Dari penelusuran internal sekolah, IL disebut sempat berbincang dengan beberapa temannya sehari sebelum kejadian. Dalam percakapan itu, korban diketahui sempat menceritakan persoalan yang sedang dihadapi di lingkungan keluarganya.
Menurut keterangan pihak sekolah berdasarkan informasi dari rekan-rekan korban, IL sempat menyampaikan keresahan terkait situasi keluarga yang dinilai kurang nyaman.
βDari pengakuan teman-temannya, korban sempat bercerita mengenai kondisi keluarga yang sedang dihadapinya,β kata Herbet.
Di lingkungan sekolah, IL dikenal sebagai pribadi introvert, cenderung tertutup, namun berperilaku baik dan tidak banyak bergaul. Ia disebut hanya memiliki beberapa teman dekat.
Pihak sekolah juga menyebut kehadiran korban dalam beberapa bulan terakhir masih tergolong normal, meski tercatat pernah tidak masuk sekolah satu hingga dua hari dalam sebulan.
Sebelumnya, korban ditemukan dalam kondisi kritis di area belakang rumahnya di Kelurahan Panji Dabutar, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi.
Camat Sitinjo, Haposan Bancin, membenarkan kejadian tersebut. Korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya setelah pulang mengantar anak bungsu ke sekolah.
Warga bersama keluarga sempat memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD Sidikalang. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Lurah Panji Dabutar, Erna Boangmanalu, mengatakan keluarga korban hidup dalam kondisi ekonomi sederhana. Ayah korban diketahui bekerja sebagai buruh pembuatan jok, sementara ibunya disebut sedang bekerja di luar daerah.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sekolah, dan warga sekitar. Aparat masih menangani kejadian tersebut. (*)
