Example 650x100

Katasulsel.com Sidrap – Bisnis cafe kopi semakin meggeliat di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Seiring dengan berkembangnya minat masyarakat untuk menikmati kopi yang berkualitas, cafe-cafe kopi di daerah ini, semakin diminati dan menjadi tempat berkumpul yang populer bagi masyarakat, utamanya kaum muda.

Menurut data dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sidrap, saat ini terdapat lebih dari 50 cafe kopi yang beroperasi di Sidrap, dengan rata-rata omzet bulanan mencapai puluhan juta rupiah. Cafe-cafe kopi ini, menawarkan berbagai macam jenis kopi dari biji-bijian pilihan, serta menu makanan dan minuman yang berkualitas.

Salah satu pengusaha cafe kopi di Kota Pangakjene, Andika (40) mengatakan bahwa bisnis kafe kopi semakin meggeliat karena masyarakat semakin menyadari pentingnya menikmati kopi yang berkualitas dan berbeda dari kopi yang biasa dijual di warung-warung kopi.

Example 970x970

“Kami memilih biji-bijian yang berkualitas tinggi dan dikelola secara profesional, sehingga menghasilkan kopi dengan cita rasa yang unik dan enak,” ujar Andika, Sabtu, 6 Mei 2023

Selain itu, cafe kopi juga menjadi tempat yang populer bagi para pengusaha muda yang ingin mengembangkan bisnis mereka. Banyak pengusaha muda yang membuka cafe kopi dengan konsep yang unik dan menarik, seperti menggunakan bahan-bahan organik, menawarkan kopi khas daerah, serta menyediakan suasana yang nyaman dan instagramable.

Tidak hanya itu, bisnis cafe kopi yang makin menggeliat di Sidrap itu, juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Saat ini, sudah banyak petani kopi dari daerah tetangga, yang menjadi mitra kerja para pengusaha cafe kopi di Sidrap

Dengan demikian, membantu meningkatkan pendapatan pebisnis cafe copi di Bumi Nenel Mallomo itu. Selain itu, cafe kopi juga menjadi destinasi wisata yang populer bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Sidrap.

Dengan semakin meningkatnya minat masyarakat untuk menikmati kopi berkualitas dan konsep cafe kopi yang semakin beragam, bisnis cafe kopi di Kabupaten Sidrap diperkirakan akan terus meggeliat dan menjadi salah satu potensi perekonomian yang menjanjikan bagi daerah ini.

Namun, meski bisnis cafe kopi di Kabupaten Sidrap sedang meggeliat, masih banyak tantangan yang harus dihadapi oleh para pengusaha. Salah satu tantangan utama adalah persaingan yang semakin ketat di antara cafe-cafe kopi tersebut.

Untuk mengatasi persaingan yang semakin ketat, para pengusaha cafe kopi di Kabupaten Sidrap harus terus berinovasi dan mengembangkan konsep yang unik dan menarik. Selain itu, mereka juga harus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan agar bisa mempertahankan pelanggan dan mendapatkan pelanggan baru.

Tak hanya itu, para pengusaha cafe kopi juga harus memperhatikan faktor-faktor lain seperti keamanan dan kesehatan, terutama di masa pandemi COVID-19. Mereka harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar bisa memastikan kenyamanan dan keamanan bagi pelanggan.

Pemerintah daerah juga memiliki peran penting dalam memajukan bisnis cafe kopi di Kabupaten Sidrap. Mereka bisa memberikan dukungan dan fasilitas yang dibutuhkan oleh para pengusaha cafe kopi, seperti pelatihan pengelolaan bisnis, peningkatan infrastruktur, dan pengembangan destinasi wisata.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan upaya yang terus dilakukan oleh para pengusaha cafe kopi, bisnis cafe kopi di Kabupaten Sidrap diprediksi akan terus berkembang dan memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian daerah.

Bisnis cafe kopi yang sedang meggeliat di Kabupaten Sidrap itu, mendapatkan respons positif dari berbagai pemerhati. Salah satunya Barista dari Makassar, Roy Muchlas.

Roy menyambut baik perkembangan bisnis cafe kopi di daerah itu, karena dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

“Kami sangat mendukung perkembangan bisnis cafe kopi di Kabupaten Sidrap. Hal ini tidak hanya memberikan peluang usaha bagi para pengusaha, tapi juga membantu mengembangkan pariwisata daerah,” ujar Roy

Seiring musim, kata Roy, saat ini sudah banyak cafe kopi yang sudah menawarkan suasana yang nyaman dan unik di daerah, termasuk di Sidrap.

“Saya ikut memonitor juga tuh perkembangan disana (Sidrap,red), keren dan bagus-bagus tuh cafe kopinya. Itu bisa lahan baru menarik wisatawan yang berkunjung ke daerah itu,” akunya

Sebagai Barista, Roy berharap para pengusaha cafe kopi yang ada di Sidrap, terus berinovasi dan memperhatikan aspek-aspek yang penting seperti kualitas produk dan pelayanan, serta keamanan dan kesehatan pelanggan

Lain dari itu, Roy juga mengajak para pengusaha cafe kopi untuk bergabung dengan asosiasi yang jika ada, sehingga dapat memperoleh dukungan dan fasilitas yang dibutuhkan dalam mengembangkan bisnis mereka.

Dukungan dari pemerintah dan organisasi seperti Kadin, juga diharapkan oleh Roy bisa terlibat membantu dan pengembangkan lebih luas bisnis cafe kopi di daerah itu. (*)