Bombana, katasulsel.com β Aksi penyelundupan narkoba di wilayah Bombana, Sulawesi Tenggara kembali bikin geger. Polisi berhasil membongkar modus baru peredaran sabu yang dibungkus rapi menyerupai makanan tradisional buras.
Tak tanggung-tanggung, dari hasil penggerebekan itu, petugas menemukan 17 paket besar sabu dengan total berat mencapai 860,60 gram yang disamarkan seolah-olah makanan siap santap.
Pelaku berinisial ZA (38) diduga sengaja memakai cara tersebut agar barang haram itu tidak mudah dicurigai saat dibawa menggunakan kendaraan.
Kapolres Bombana AKBP Eko Sutomo menjelaskan, sabu tersebut diduga berasal dari luar negeri dan masuk ke Indonesia melalui jalur laut, sebelum akhirnya didistribusikan menuju Sulawesi.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
βBarang bukti sabu total 860,60 gram,β ungkapnya.
Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas sebuah mobil yang melintas di wilayah Kecamatan Poleang Utara. Polisi kemudian melakukan pemantauan hingga akhirnya kendaraan tersebut dihentikan.
Saat diperiksa, petugas menemukan sebuah kantong plastik hitam di dalam mobil. Dari situlah terbongkar fakta mengejutkan: di dalamnya terdapat paket-paket sabu yang dibungkus menggunakan buras.
Modus ini dinilai cukup rapi karena bentuk kemasan makanan membuat barang haram itu tampak seperti bekal biasa, padahal isinya sangat berbahaya.
ZA langsung diamankan di lokasi tanpa perlawanan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi kini masih menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran barang tersebut.
Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bahwa para pelaku narkoba terus mencari cara baru untuk mengelabui petugas, bahkan dengan memanfaatkan makanan tradisional sebagai βkamuflaseβ. (*)
